POJOKSATU.id, KEDIRI-- Di tengah tren liburan yang serba cepat, berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain dengan jadwal padat untuk mengejar tempat-tempat ramai, Kediri justru menawarkan sesuatu yang berlawanan.

Kota di Jawa Timur ini tidak memaksa untuk segera berpindah dari satu tempat, tidak menuntut tren.

Tetapi mengajarkan untuk sepenuhnya hadir dan mengamati setiap cerita dari destinasi wisatanya.

Sutradara Exploride, Rendi Saputra mengatakan, dari riset lokasi dan pemilihan rute bersepeda destinasi Kediri dinilai sebagai ruang destinasi yang nyaman.

Baca Juga: Forum Sipil Nilai Prabowo Sedang Gali Kuburannya Lewat Kebijakan yang Tak Hati-hati

"Kediri menjadi sebuah kota yang cocok untuk dinikmati dengan kayuhan sepeda daripada kendaraan bermotor. Dengan rasa ingin tahu, alih-alih seabrek daftar tujuan," kata Rendi dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Sementara itu, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana sangat mendukung baik setiap inisiasi untuk mengangkat citra Kediri. Dia juga akan memberikan sarana-prasarana terbaik untuk beberapa destinasi wisata ikonik Kediri.

"Beberapa wisata unggulan di Kabupaten Kediri harus dilakukan pembenahan dari berbagai sektor, mulai aksesibilitas hingga fasilitas pendukung," jelas pria yang akrab disapa Mas Dhito.

Baca Juga: Menu Kering MBG Saat Puasa, Skema Baru MBG Siap Jaga Gizi dan Keamanan Pangan

Berikut 9 destinasi wisata yang cocok dinikmati dengan ritme pelan menggunakan sepeda.

1. Bandara Dhoho International

Perjalanan dimulai dari bandara yang menghadirkan wajah modern Kediri, sebagai pintu masuk menuju kehidupan yang beranjak lebih perlahan.

2. Goa Selomangleng

Goa sunyi di kawasan tebing batu ini menyimpan sejarah pertapaan Dewi Kilisuci. Pahatan di dinding goa menjadi simbol pengendalian diri, menjadikannya ruang refleksi yang alami dan tanpa distraksi.

3. Gereja Puhsarang

Lokasi ini terletak di kaki Gunung Wilis, Gereja Puhsarang dikenal dengan arsitekturnya yang menyatu dengan alam. Tempat ini terbuka bagi semua pengunjung, menjadikannya ruang spiritual sekaligus destinasi wisata yang menenangkan.

4. Gazebo Wilis

Diawali dengan melewati Kelok 9 Besuki, jalur berkelok yang menanjak di lereng Gunung Wilis, tantangan itu terbayar lunas begitu tiba di ujung tanjakan. Gazebo Wilis hadir sebagai titik pandang yang sederhana namun menenangkan.

5. Klenteng Tjoe Hwie Kiong

Klenteng tertua di Kediri ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kebudayaan dan kebersamaan komunitas Tionghoa.

6. Sumber Tawang Stable

Destinasi berkuda ini tentu menawarkan pengalaman yang tidak biasa dan berbeda dari kebanyakan aktivitas di kota besar. Aktivitas berkuda di sini menekankan hubungan, kepercayaan, dan ritme antara penunggang dan kuda selaras dengan filosofi perjalanan pelan.

7. Goa Jegles

Goa alami dengan jalur kayu menurun ini menyuguhkan suasana sejuk dan alami. Aliran sungai dan kolam ikan koi di sekitarnya menambah kesan damai dan bersahaja.

8. Bukit Ongakan & Alas Simbar

Bukit Ongakan menawarkan perbukitan terbuka dengan panorama luas ini kerap diselimuti kabut tipis. Dari punggung bukit, lanskap Kediri terlihat ringan dan tenang. Dilanjut dengan perjalanan menuju Alas Simbar yang menghadirkan ruang terbuka sunyi dengan hamparan savana.

9. Gunung Kelud

Sebagai penutup perjalanan, Gunung Kelud menawarkan lanskap vulkanik yang kuat namun hening. Menyaksikan kawah, berkemah sederhana, dan menikmati kopi hangat menjadi bentuk kemewahan yang lahir dari kesederhanaan.***