POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Saat pasangan lain kena mental karena kekalahan di Pemilihan Kepala Daerah, Kang Dedi Mulyadi yang sudah dinyatakan menang versi Quick Count kembali menjalankan aktifitas seperti biasanya.
Kalau tidak melihat langsung atau hanya omongan dari mulut ke mulut mungkin masih kurang percaya, ketika seorang calon gubernur yang sudah dinyatakan menang malah turun ke sawah.
KDM walaupun sudah dinyatakan menang, dirinya masih menyempatkan diri untuk menanam padi di sawahnya karena sudah memasuki musim tanam padi.
Baca Juga: Kalah di Kandang Banteng! Paslon PDIP Justru Menang Telak di Daerah-daerah Ini
Mungkin, bagi calon lain mereka akan pesta pora atau merayakan kemenangannya ketika sudah dinyatakan menjadi pemenang Pilkada.
Tapi, apa yang dilakukan oleh KDM ini sungguh menjadi tauladan yang perlu ditiru, karena sehari pasca pilkada dan dinyatakan jadi pemenang malah langsung bekerja seperti biasa.
Pasca dinyatakan menang Pilgub Jabar versi hitung cepat atau quick count, Cagub Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) kembali beraktivitas normal di rumahnya di Lembur Pakuan Subang.
Baca Juga: Gokil! Ridwan Kamil - Suswono Dikalahkan Pongrekun di TPS 84 Desa Kembangan Utara, Jakarta Barat
Pagi ini, Kamis 28 November 2024, KDM memulai aktivitas dengan berolahraga jalan dan lari keliling kampung sambil mengontrol warga dan para pegawainya.
Usai olahraga ia melanjutkan kegiatan dengan memulai hari pertama tanam padi organik di sawah miliknya. Seperti diketahui sejak dulu KDM tengah mengembangkan pertanian dan peternakan organik di Lembur Pakuan.
Padi yang ditanam hampir seratus persen tidak menggunakan bahan kimia. Pupuk hingga pembasmi hama yang digunakan semuanya menggunakan bahan organik yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Terungkap! Thom Haye Tahan Rasa Sakit Kaki saat Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi
Ia melakukan penanaman bersama belasan warga. Dengan mengenakan pakaian serba hitam dan topi laken, KDM turun langsung menancapkan benih padi ke areal sawah.
"Ini sudah tradisi saya sejak dulu, sejak kecil sampai sekarang ikut tanam padi di sawah bersama para warga Lembur Pakuan. Jangan selalu mengeluh beras mahal, tanam padi itu begini susahnya," ucap KDM.
Ia berharap kehidupan petani semakin makmur. Caranya gabah hasil panen petani dibeli langsung oleh Bulog dengan harga standar berdasarkan nilai produksi per kuintal.
Baca Juga: Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs AS Roma di Liga Europa, Tuan Rumah Menang Tipis
"Sekarang kisaran 800 ribu, kalau dihajar impor bisa 500 ribu. Idealnya petani bisa untung kalau harganya 900 ribu, itu pun untungnya paling kisaran 10-20 persen," katanya.
Tak hanya membeli, pemerintah melalui Bulog harus membangun gudang yang berstandar agar menjaga kualitas beras bisa tahan lama. Sebab selama ini banyak gudang Bulog dalam kondisi kurang baik.
Selain itu, ke depan KDM juga akan membuat kurikulum berbasis kultur sesuai dengan wilayah anak tersebut tinggal. Kurikulum tersebut bisa berbasis pertanian, peternakan, kelautan, pegunungan atau perkotaan.
Baca Juga: Daftar Korban Bencana Longsor di Sibolangit Deli Serdang, 24 Luka 7 Meninggal Dunia
"Contoh kecil saja anak-anak di desa kembali belajar memelihara 10 ekor bebek maka setiap hari bisa makan telur untuk memenuhi kebutuhan gizi," ujarnya.
Usai menanam padi organik, Kang Dedi Mulyadi akan melanjutkan kegiatan dengan menerima para tamu yang datang ke Lembur Pakuan Subang untuk mengucapkan selamat atas kemenangan yang diraih pada Pilgub Jabar.***




