POJOKSATU.ID - Setelah terakhir kali digelar tahun 2021, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon kembali menggelar Kejuaraan Atletik Pelajar. 

Kejuaraan Atletik Pelajar 2025 digelar selama tiga hari, Senin-Rabu, 28-30 April 2025. Sekda Cirebon DR H Hilmy Riva'i MPd secara resmi membuka kegiatan tersebut, di stadion Ranggajati, Senin (28/4). 

Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kabupaten Cirebon, Sukawi MPd selaku ketua panitia menjelaskan, Kejuaraan Atletik Pelajar yang sebelumnya disebut Invitasi Atletik Pelajar pertama kali digelar tahun 2006 lalu, dan terakhir digelar tahun 2021.

Dirinya kembali gembira kegiatan yang banyak melahirkan atlet level nasional tersebut kembali digelar di tahun 2025, dan dirinya berharap kegiatan tersebut bisa digelar di tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya. 

Baca Juga: HAL-HAL Penting yang Harus Peserta Ketahui Terkait dengan Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Tahap II, Rahasia Lolos Ujian!

"Alhamdulillah kegiatan ini bisa kembali digelar, berkat kerja sama Dispora, PASI, Bapopsi, dan MKKS," terang Sukawi. 

Meski baru kembali digelar, namun antusiasme peserta tetap tinggi dengan total sekitar 1.700 peserta. Seluruh korwil atau 40 korwil di tingkat SD ikut berpartisipasi, dengan jumlah atlet 747.

Sementara di tingkat SMP diikuti 98 sekolah dengan jumlah peserta 739, dan tingkat SMA diikuti sekitar 39 sekolah se Kabupaten Cirebon dengan jumlah atlet 349.

Sementara Sekda Kabupaten Cirebon DR H Hilmy Riva'i MPd mengaku bupati mengapresiasi kejuaraan atletik pelajar tersebut. Pemkab menurutnya bangga akan invitasi atau kejuaraan atletik pelajar, yang melahirkan banyak atlet peraih medali Porda dan PON. 

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Hellas Verona vs Cagliari: Laga Penentuan di Zona Degradasi Liga Italia

"Ini menunjukan bahwa Kabupaten Cirebon bisa bersaing di tingkat nasional, khususnya di cabang olahraga atletik," tandas Hilmy. 

Sekda menyadari anggaran Dispora kecil, khususnya untuk penyelenggaraan kejuaraan atletik pelajar. Namun dengan kolaborasi bersama PASI, Bapopsi, dan MKKS SMP kegiatan tersebut terselenggara dengan meriah. 

Sekda menceritakan bahwa atlet atletik umumnya lahir dari keluarga kurang mampu seperti Lalu Zohri, dan menurutnya tidak menutup kemungkinan lahir Zohri baru dari Kabupaten Cirebon. 

Setelah terhenti di 2021 dan kembali digelar 2025, sekda menitipkan pesan kepada Kadispora agar kegiatan tersebut bisa kembali digelar dan didukung dengan anggaran yang signifikan. 

"Melihat antusiasme ini, sebagai ketua TAPD saya siap memfasilitasi dan berharap ini menjadi event tahunan yang meriah," pungkasnya.***