POJOKSATU.ID, PURWAKARTA – Sah Dedi Mulyadi akhirnya bersuara bahwa dirinya akan mencalonkan diri pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan datang.
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi didepan puluhan ribu warga masyarakat Karawang, pada acara safari budaya yang digelar malam tadi di wilayah Ciampel Karawang.
Namun, Dedi menegaskan dirinya akan mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Barat pada 2024 yang akan datang bila warga masyarakat di Jawa Barat mendukungnya.
Berikut ini pernyataan lengkap Dedi Mulyadi dari atas panggung tentang dirinya akan maju menjadi calon gubernur jawa barat, saat acara safari budaya di depan puluhan ribu warga masyarakat Karawang.
“Jadi, kapayun kedah kumaha iyeu teh kang Dedi bade naon? (gubernur gubernur teriak warga masyarakat), cicing sia teh gubernur gubernur. Apan cenah rek jadi gubernur, geningan nyalon DPR hela,” kata Dedi Mulyadi, pada safari budaya di Ciampel, Selasa (22/08).
(Jadi, kedepannya harus bagaimana ini teh, kang Dedi mau apa? Diam dulu kamu teh, teriak gubernur gubernur aja. Katanya mau nyalon Gubernur, ko malah nyalon DPR RI).
“Kela, pemilihan Gubernur teh bulan Juni pendaftaranna, jauh keneh sataun kaharep. Memeh bulan Juni legislatif hela, pan milih Gubernur teh kudu boga korsi hela, DPR na lobaan hela. Matak kuring nyalon hela DPR,” tambah Dedi Mulyadi.
(Nanti dulu, pemilihan gubernur jawa barat itu pendaftarannya saja bulan Juni, masih jauh ada waktu satu tahun kedepan. Sebelum bulan Juni ada pemilihan legislatif dulu, ketika pemilihan gubernur itu harus punya kursi dulu (DPR/DPRD Provinsi), DPR/DPRD Provinsinya diperbanyak dulu. Makanya saya mencalonkan DPR RI dulu).
“Arek nyalon Gubernur? Arek! (Disambut gemuruh tepuk tangan warga masyarakat yang hadir), lamun naon? Lamun sia bakal milih aing,” tegas Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Jabatan Mentereng Dedi Mulyadi di Partai Gerindra, Wakil Ketua Dewan Pembina Dampingi Prabowo
(Saya mau nyalon Gubernur? Pasti mau!, tapi ada tapi nya, tapinya kalau warga masyarakat jawa barat memilih saya)
“Ari kira-kira rakyat moal milih aing mah, joor weh. Emang saksi moal dibayar kitu di TPS, emang aing moal kaluar duit, daripada duit aing dilelebar mending dipake kawin dei,” canda Dedi Mulyadi, yang langsung disambut gelak tawa.
(Seandainya rakyat tidak memilih saya saat mencalonkan jadi gubernur, jor ajah saya tidak akan mencalonkan diri jadi gubernur. Memangnya saksi di TPS nanti tidak dibayar, saya pasti keluar uang banyak. Daripada uang di hambur-hambur tidak jelas, mending uangnya di pakai kawin lagi).
Sontak pernyataan Dedi Mulyadi ini, menepis keraguan para warga masyarakat di Jawa Barat khususnya di wilayah Karawang pada acara tersebut.
Sehingga rakyat jawa barat bisa bernafas lega, dengan pernyataan secara langsung dari Dedi Mulyadi itu, memastikan bahwa dirinya akan maju sebagai calon gubernur jabar pada 2024 yang akan datang.***




