POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sah Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein), pecat Dedi Mulyadi karena intruksikan hidup hedonisme kepada para siswanya.
Dedi Mulyadi disini bukan Kang Dedi Mulyadi Gubernur Jabar, melainkan Dedi Mulyadi kepala sekolah SDN sawah kulon.
Hal itu diketahui setelah pojoksatu.id, menghubungi Om Zein via seluller mengenai nasib dari kepala sekolah bernama Dedi Mulyadi.
“Iya kita evaluasi,” kata Om Zein, kepada pojoksatu.id, Selasa (08/04).
Hasil dari evaluasi tersebut, yaitu memberhentikan jabatan kepala sekolah dan yang bersangkutan kembali menjadi guru.
“Hasilnya sudah jelas, dicopot dari jabatannya sebagai kepala sekolah SDN Sawah Kulon. Yang bersangkutan jadi guru kembali,” terang Om Zein.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Instruksikan Pemprov Jabar Bekerja Taktis, Tak Hanya Fokus Administrasi
Terpisah, kepala dinas pendidikan Purwakarta, Purwanto, membenarkan bahwa kepala sekolah SDN Sawah Kulon di berhentikan dari jabatannya.
“Kita akan persiapkan penggantinya,” singkat Purwanto, melalui seluller (08/04).
Sebelumnya diberitakan, Perbuatan yang memberatkan orang tua siswa di tunjukan oleh Dedi Mulyadi, yang meminta saat masuk sekolah acara di halal bihalal para siswa harus pakai baju lebaran dan terbaru.
Baca Juga: Pertemukan Kiwil dengan Ketiga Anaknya, Meggy Wulandari dan Suami Panen Pujian dari Netizen
Dedi Mulyadi merupakan salah seorang kepala sekolah SD lN di daerah pasawahan, yang mengintruksikan agar siswa pakai baju lebaran dan terbaru saat awal masuk sekolah setelah libur lebaran.
Rencananya besok Rabu 09 April para siswa awal masuk sekolah, harus pakai baju lebaran dan terbaru saat acara halal bihalal.
Hal itu diketahui dari pemberitahuan di group Whatsapp para orang tua siswa, sontak hal itu membuat para orang tua siswa yang merasa keberatan.
Akhirnya pemberitahuan halal bihalal pakai baju lebaran dan terbaru itu, sampai ke Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein).
Terpisah, Kepala Sekolah SDN Sawah Kulon, Dedi Mulyadi, membenarkan bahwa intruksi tersebut berasal darinya.
“Iya, itu intruksi dari saya,” kata Dedi, saat dihubungi pojoksatu.id via seluller, Selasa (08/04).
Namun, lanjut Dedi pemberitahuan tersebut sudah di revisi, sehingga kami bersama guru-guru meralat kembali hal tersebut.
“Sudah kami revisi,” tambah Dedi.
Terlepas dari itu semua, Bupati Purwakarta Om Zein, harus memverikan evaluasi terhadap kepala sekolah tersebut, karena pemberitahuan harus pakai baju terbaru itu sudah meresahkan para orang tua siswa.
Baca Juga: Siapa Agung Surahman? Aspri Presiden Prabowo Subianto yang Dijemput Diam-diam di Bengkulu
Terlebih lagi, Purwakarta merupakan salah satu ikon yang menggemborkan tentang pendidikan berkarakter.
Apa yang disampaikan oleh kepala sekolah bernama Dedi Mulyadi itu, merupakan gaya hidup Hedonisme yang bertentangan dengan prinsip pendidikan.***




