POJOKSATU.ID – Rombongan kampanye calon bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, dihadang oleh sekelompok pemotor yang mengenakan kaos bergambar pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 2, Lucky Hakim - Saefuddin, saat hendak menuju titik kampanye di Desa Tegal Taman, Kecamatan Sukra.

Menurut informasi yang diterima, belasan pemotor tersebut tiba-tiba menghalangi iring-iringan kendaraan Nina Agustina yang tengah dalam perjalanan menuju Desa Tegal Taman. 

Kelompok pemuda ini tampak berupaya menghentikan laju rombongan kampanye yang akan menyapa masyarakat setempat.

Merasa terganggu, tim pengamanan segera berupaya membubarkan kelompok pemotor tersebut. Hj. Nina Agustina bahkan turun dari kendaraan untuk menemui pemuda-pemuda itu. 

Baca Juga: Siap-siap! 3 Hujan Meteor Bakal Turun di November 2024, Ini Waktu dan Cara Melihatnya

Melihat Nina turun, beberapa pemuda melarikan diri. Tim kampanye kemudian berhasil mengamankan dua pemuda berikut sepeda motor bernomor polisi E 2751 QB dan satu motor tanpa plat nomor.

Kedua pemuda yang diamankan, berinisial Sod dan Sar, berikut barang bukti berupa dua sepeda motor, botol minuman keras, dan kaos Lucky-Saefuddin, langsung diserahkan ke Polsek Sukra untuk dimintai keterangan.

Akno, seorang saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan bahwa ia berusaha melindungi Hj. Nina dari penghadangan yang dilakukan para pemuda tersebut.

Baca Juga: Suami Digoyang Ombak, Istri Digoyang Habib Niizar, Pasangan Non Halal Digerebek Warga Saat Ena-ena

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Sahali, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Ia menilai tindakan penghadangan ini tidak mencerminkan sikap demokratis dan cenderung mengarah pada tindakan anarkis.

 "Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Bawaslu dan Polsek Sukra. Kami berharap aparat penegak hukum bertindak tegas, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Sahali.