POJOKSATU.ID,- Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, menyerukan agar praktik ijon yang menyulitkan petambak garam segera diberantas. Hal ini disampaikan Rokhmin dalam kunjungan kerjanya di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.

Dalam pertemuan dengan petambak garam, Rokhmin menerima berbagai keluhan, termasuk fluktuasi harga garam, buruknya infrastruktur jalan, dan tekanan akibat praktik ijon oleh rentenir berkedok koperasi. 

"Praktik ijon ini sangat merugikan petambak. Mereka harus membayar bunga hingga 20 persen, sementara bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) hanya 3 persen. Ini yang harus kita hentikan," ujar Rokhmin. Kamis (12/12/2024)

Ia menegaskan bahwa pemerintah dan perbankan harus hadir dengan memberikan pembiayaan yang terjangkau. Rokhmin juga menyoroti pentingnya fungsi intermediasi perbankan untuk mendukung usaha petambak garam.

Baca Juga: Sosok Lady Aurellia Pramesti, Dokter KOAS UNSRI Dalang Penganiayaan Seniornya di Palembang, Anak Pejabat?

Tak hanya itu, Rokhmin menyoroti buruknya infrastruktur jalan menuju tambak yang meningkatkan biaya transportasi petambak. "Jalan-jalan rusak ini menambah beban mereka. Pemerintah daerah harus bertindak cepat," tegasnya.

Sebagai solusi, Rokhmin menyampaikan bahwa program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto mencakup stabilisasi harga garam melalui kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini diharapkan dapat melindungi petambak dari ketergantungan impor dan memberikan kepastian harga yang menguntungkan.

Di akhir kunjungannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana, berharap Cirebon menjadi prioritas dalam pengembangan program pergaraman nasional.

"Kami ingin usaha garam di Cirebon berkembang dan berkontribusi pada target produksi garam nasional," kata Erus.

Baca Juga: Polda Sumut Panggil Bupati Madina, 3 Kali Diperiksa Kasus PPPK Tahun 2023

Rokhmin berkomitmen membawa aspirasi petambak garam ke tingkat nasional untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. "Saatnya petambak garam kita bebas dari sistem yang tidak adil dan menikmati hasil jerih payah mereka," tutupnya.

 

Caption:Reses anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rokhmin Dahuri bersama petambak garam. (Effendi)