POJOKSATU.ID - Artis dan pengusaha ternama, Raffi Ahmad, secara resmi diangkat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk periode 2024-2029.
Pengangkatan ini dilakukan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru, Anindya Bakrie.
Pengamat politik Heru Subagia menilai, sosok Raffi Ahmad memang layak menduduki posisi strategis tersebut.
Selain dikenal sebagai figur artis nasional yang aktif, Raffi juga dinilai berjasa dalam pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
Menurut Heru, peran Raffi dalam tim sukses pasangan tersebut turut menguatkan pengaruh politiknya di kalangan elite.
Baca Juga: AHY Raih Gelar Doktor Cum Laude, Dipuji sebagai Pemimpin Masa Depan Indonesia
“Raffi punya koneksi politik yang kuat, terutama melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Keluarga besar Raffi memang sudah lama terlibat dalam politik praktis, dan Raffi sendiri sempat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif,” ungkap Heru.
Lebih lanjut, Heru juga menyebutkan bahwa PAN merupakan partai yang setia mendukung Prabowo dalam tiga kali pencalonannya di Pilpres, dan Raffi memiliki jaringan yang kuat di dalam partai tersebut. Selain itu, Raffi juga disebut sebagai “raja media” di dunia hiburan Indonesia, berkat kesuksesannya mengelola RANS Entertainment, perusahaan yang ia dirikan pada 2015.
Perusahaan ini berkembang pesat dengan berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook, menjadikannya salah satu pemain utama di industri hiburan digital.
“Bisnis Raffi punya pengaruh besar, terutama dalam membentuk opini publik. Dengan jumlah pengikut di Instagram mencapai 76 juta pada Agustus 2024, kekuatan pengaruhnya tidak bisa diabaikan, baik di ranah ekonomi, sosial, maupun politik,” lanjut Heru.
Heru menambahkan bahwa jabatan Raffi di Kadin bisa dilihat sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi politiknya. Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari investasi politik yang telah Raffi bangun melalui keterlibatannya dalam kampanye Pilpres 2024.
Baca Juga: Jims Charles Kawengian: Kalau Ada Relawan Prabowo Bukan Dukung YSK-VM Adalah Kebohongan publik
Ia bahkan memprediksi bahwa Raffi bisa mendapatkan posisi lebih tinggi di pemerintahan, seperti Menteri atau Wakil Menteri di kabinet Prabowo-Gibran.
“Jangan kaget jika nantinya Raffi Ahmad mendapat jabatan di kabinet. Pengangkatan Raffi sebagai Wakil Ketua Kadin sudah menunjukkan arah ke sana,” tambah Heru.
Di sisi lain, Heru juga mencermati adanya dinamika politik di tubuh Kadin setelah terjadinya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang menetapkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum menggantikan Arsjad Rasjid. Arsjad sendiri menyatakan bahwa Munaslub tersebut ilegal, menandakan adanya konflik internal di Kadin.
Namun, Heru menegaskan bahwa penunjukan Raffi sebagai Wakil Ketua Kadin lebih bersifat politis dan diyakini atas restu dari pasangan Prabowo-Gibran.
“Kami tidak mempermasalahkan hal itu. Penunjukan Raffi adalah hak prerogatif presiden, dan Raffi diyakini mampu menjalankan tugasnya dengan baik karena ia seorang profesional dan punya pengalaman di sektor pariwisata serta ekonomi kreatif,” tutupnya.
Caption : Wakil ketua umum Kadin bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, Raffi Ahmad bersama Heru Subagia/ist




