POJOKSATU.ID - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu.
Dalam surat terbuka bernomor 231/PW GPA AL WASHLIYAH/DKI JAKARTA/I1/2026, organisasi kepemudaan Islam ini menilai Polri adalah pilar strategis dalam menjaga stabilitas nasional dan penegakan hukum. Karena itu, posisi Polri harus tetap langsung di bawah Presiden sesuai amanat UUD 1945.
PW GPA menyampaikan tiga sikap tegas: mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo, menolak Polri di bawah kementerian, serta menegaskan mekanisme pengangkatan Kapolri tetap melalui fit and proper test DPR RI sebagai bagian dari sistem checks and balances.
“Penempatan Polri di bawah Presiden adalah kebijakan tepat dan konstitusional. Garis komando jelas, independensi terjaga, dan Polri tidak terseret kepentingan politik sektoral,” tegas PW GPA dalam surat yang ditandatangani Ketua Dedi Haryono Siregar dan Sekretaris Muhammad Rasoki Tanjung.
PW GPA juga mendorong reformasi institusional Polri agar semakin presisi, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat.***




