POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Belakangan kota Purwakarta riuh berguncang, karena ada isu pihak Aparat Penegak Hukum terkena Oprasi Tangkap Tangan ( OTT ) oleh tim Kejaksaan Agung ( Kejagung ) RI.
Bukan hanya APH, kabarnya juga ada beberapa pejabat yang juga di giring ke kantor Kejagung RI dalam hari itu juga untuk dimintai keterangan.
Dari informasi dan penelusuran pojoksatu.id, tim dari Kejagung RI dibagi kedalam dua kelompok yang berbeda arah saat memasuki kota Purwakarta.
Baca Juga: 5 Daerah dengan Gaji Tertinggi di Jawa Barat 2026, Kota Bekasi Mendominasi Serta Hampir Rp6 Juta
Tim pertama bergerak ke arah Ciganea, sementara tim kedua bergerak kearah kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta.
Tim kedua kabarnya langsung mengamankan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Purwakarta di kantor kejaksaan, yang selanjutnya di bawa ke kantor Kejaksaan Agung RI.
Pojoksatu.id, berusaha menghubungi pihak-pihak berwenang di Kejaksaan Negeri Purwakarta, untuk mengklarifikasi dan mengkonfirmasi atas informasi tersebut.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Dibayar Bulanan, Nominal dan Tunjangannya Terungkap
Kejadian itu terjadi pada hari Selasa siang menjelang sore 23 Desember 2025, tim Kejagung bergerak secara cepat di Purwakarta kemudian langsung bertolak ke Jakarta.
Pojoksatu.id, berusaha menggali informasi lebih dalam siapa saja yang di periksa oleh pihak Kejagung RI dalam operasi tersebut.
Akhirnya muncul beberapa nama yang diketahui diperiksa oleh pihak Kejagung RI selama ber jam – jam dan malam itu juga, mereka yang diperiksa bisa pulang dengan bernafas lega.
Pada hari Selasa 23 Desember 2025, pojoksatu.id sempat berkirim pesan ke Kasi Pidsus, sayangnya sejak hari itu sepertinya nomor telephon Whatsapp nya tidak aktif.
Sementara itu, dari keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Purwakarta, Apsari Dewi melalui Kasi Intelejen, Febriyanto membenarkan tim dari Kejagung RI pada hari itu mendatangi kantor Kejaksaan Negeri.
Namun, Febri membantah isu yang beredar secara luas bahwa itu Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) oleh pihak Kejaksaan Agung RI.
Baca Juga: Gara-gara Toko Roti Tolak Bayar Cash, DPR Minta Menkeu Purbaya dan BI Segera Turun Tangan
“Jadi saya luruskan informasinya, itu ada Laporan Pengaduan bukan OTT seperti isu yang berkembang,” kata Febri, melalui sambungan seluller, Jum’at ( 26/12 ).
Febri juga melanjutkan bahwa yang datang ke Kejari Purwakarta yaitu tim Opsnal dari Kejaksaan Agung RI.
“Hari rabu yang bersangkutan ( Kasi Pidsus ), tidak ngantor kemungkinan harus bolak balik untuk diperiksa di Kejagung,” tambah Febri, mengakhiri pembicaraan.***




