POJOKSATU.id - Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, memberikan peringatan keras kepada pelaksana proyek pembangunan gedung SBSN di MIN 2 Garut, Sabtu 25 Oktober 2025.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan yang didanai SBSN senilai Rp2,7 miliar itu berjalan sesuai rencana.
Proyek pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) tersebut dijadwalkan harus sudah rampung pada 31 Desember 2025.
Baca Juga: Dari Rukun hingga Contoh Nyata, Begini Cara Kerja Akad Musyarakah dalam Islam
Kakanwil meminta pihak pengembang untuk mempercepat pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas bangunan.
"Setelah meninjau perkembangan pembangunan, kami memberikan warning kepada rekanan atau pengembang agar mempercepat progres pekerjaan," tegas dia.
"Meskipun dalam MoU ditargetkan selesai pada bulan Desember, kami ingin setiap hari ada peningkatan nyata di lapangan," tegas Dudu.
Baca Juga: Penting Diketahui, Skema Akad Murabahah dalam Kehidupan Sehari-hari, Kerugian Ditanggung Siapa?
Dudu menekankan proyek ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan pendidikan di Jawa Barat.
Dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang terus melakukan evaluasi, mulai dari Kepala Kankemenag Kepala Madrasah, hingga tim PPK.
"Semoga progres ini semakin baik dan kualitas bangunannya sesuai rencana," lanjut Dudu.
Dudu berharap gedung baru tersebut kelak dapat menjadi ruang inspiratif yang memotivasi siswa untuk lebih giat belajar.
"Gedung ini bukan hanya simbol kemajuan fisik, tapi juga motivasi bagi anak-anak agar terus meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah," tutupnya.***




