POJOKSATU.ID - Diangkatnya kembali kasus tragedi Vina Cirebon, membuat beberapa pihak kalang kabut dan mencoba untuk menghentikan lanjutan kasus tersebut.

Kakak kandung almarhum Vina, Marliyana mengatakan saat proses pembuatan film layar lebar sebelum 7 hari. Ada seorang pria datang kerumah dan meminta agar kasus Vina tidak dibuka kembali ke publik.

"Saya gak kenal sama orang itu, tiba-tiba datang kerumah minta kasus Vina tidak dibuka kembali. Sebelumnya, biasa saja tidak ada yang pernah kerumah," ucapnya Sabtu (18/7).

Baca Juga: Mengingat Kembali Kasus Vina Cirebon: Awal Mula, Kronologi, Cinta Egi dan Geng Motor

Marliyana melanjutkan Vina merupakan anak ke 4 dari 4 bersaudara dan memiliki nama asli Vina. Kemudian, atas permintaan Vina ditambahkan menjadi Vina Dewi Arista.

"Saat kejadian yang merengut nyawa adik saya, ibu Vina, Sukaesih tidak ada di sini. Sedang kerja di Malaysia," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Vina dan Eki ditemukan warga tergeletak di flyover atau jalan layang di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 22.00 WIB. Awalnya warga mengira mereka menjadi korban kecelakaan lalulintas.

Baca Juga: Pasca Ramai Fim Vina, Polisi Kembali Menyoroti Kasus Pembunuhan Tersebut : Polda Jabar dan Bareskrim Langsung Turun Tangan

Setelah dilakukan penyidikan oleh polisi, justru ditemukan banyak kejanggalan. Dua sejoli tersebut bukan korban lakalantas, tetapi korban pembunuhan.