POJOKSATU.id - Departemen Sosial Masyarakat Himpunan Mahasiswa Vokasi Humas UI sukses menggelar program PRecious 2025 di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Cilodong, Pada Kamis 18 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus menebar kebahagiaan bagi para lansia melalui interaksi yang hangat.

Faizah Adianti Masri, selaku Project Officer, menegaskan bahwa program ini dibuat untuk membangun kedekatan emosional yang sederhana namun mendalam.

Baca Juga: Usai SK Terbit, Ini Daftar Hak, Gaji, dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu yang Wajib Diketahui

"PRecious 2025 kami rancang sebagai bentuk kecil dari kepedulian yang ingin kami wujudkan. Walaupun sederhana, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan ruang hangat bagi oma dan opa untuk bercerita, tertawa, dan menikmati kebersamaan," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengajak para penghuni panti berkreasi membuat gelang manik-manik sembari menikmati kudapan bersama.

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat mahasiswa melakukan sesi refleksi dengan mendengarkan kisah hidup para lansia dan menuliskan pesan kesan.

Baca Juga: PLN Klaim Sistem Kelistrikan Aceh yang Tadinya Terisolasi Kini Kembali Terhubung

Kegembiraan jelas terpancar dari wajah para lansia, salah satunya Oma Neneng yang merasa sangat terhibur dengan kehadiran mahasiswa.

"Saya senang sekali kedatangan adik-adik UI, sangat terhibur. Terima kasih sudah berkunjung ke Rumah Oma. Sehat selalu ya, semoga bisa jadi orang yang berguna untuk negara," ucapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Oma Halimah yang mengapresiasi keramahtamahan mahasiswa serta berbagai kegiatan positif di panti tersebut.

Baca Juga: Nasib Honorer Gagal PPPK Belum Pasti, Gubernur Banten Janji Cari Solusi Terbaik, Simak Penjelasannya

"Saya suka sekali tinggal di rumah ini. Di sini banyak kegiatan dan sering menerima tamu dari UI. Adik-adik cantik dan pintar ini, saya ucapkan banyak terima kasih," jelasnya.

Menutup rangkaian acara, tim Vokasi Humas UI menyerahkan bantuan berupa donasi uang tunai, bunga, dan perlengkapan operasional harian panti.

Faizah berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus menerapkan nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat.

"Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang menerapkan nilai empati dan keberlanjutan dalam aksi nyata di masyarakat, sekaligus meningkatkan kebahagiaan serta kesejahteraan emosional kelompok lansia melalui interaksi yang hangat dan bermakna," tandasnya.***