POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sutisna Sonjaya, apresiasi langkah cepat Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan dalam tiga hal yang menjadi sorotan publik.
Kata Ketua Pospera, ketiga hal itu meliputi masalah Aset berupa kendaraan dinas, disiplin pegawai dan juga masalah anggaran Dana Bagi Hasil Pajak (DBH-P).
Demikian hal itu disampaikan Sutisna Sonjaya selaku ketua Pospera, saat berbincang dengan pojoksatu.id, sambil sesekali mengerutkan wajahnya karena memikirkan betapa banyaknya ‘PR’ yang harus dikerjakan oleh Pj Bupati.
“Hari ini kita mendengar bahwa ada Rapat Pimpinan (Rapim) para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan Pj Bupati Beni Irwan,” kata Sonjaya, kepada pojoksatu.id, Rabu (27/09).
Dalam Rapim itu, informasinya ada beberapa hal krusial yang dibahas oleh Pj Bupati dengan para kepala OPD. Diantaranya masalah Aset (Kendaraan Dinas), Disiplin pegawai dan juga masalah DBHP.
“Kita dapat infonya siang barusan, tiga masalah itu yang saya garis bawahi. Pj Bupati perlu kita apresiasi, karena bergerak cepat,” tambah Sonjaya.
Terpisah, salah seorang pejabat dilingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta membenarkan bahwa tadi ada Rapim para kepala OPD dengan Pj Bupati.
“Iya tadi Rapim, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Pj Bupati,” kata salah seorang pejabat dilingkungan Pemda Purwakarta, yang meminta namanya tidak disebutkan, melalui sambungan seluller.
Adapun yang disampaikan oleh Pj Bupati yaitu berkaitan dengan masalah disiplin pegawai, Pj Bupati menyoroti hal tersebut.
“Untuk hari Senin – Selasa menggunakan seragam PDL, Rabu baju warna putih, Kamis pakai batik dan untuk hari Jum’at bisa pakai baju olah raga atau seragam di OPD masing-masing,” beber pejabat yang tidak ingin namanya disebutkan tersebut.
Kemudian, Pj Bupati juga menyoroti masalah Aset terutama kendaraan dinas. Agar semua aset berupa kendaraan dinas untuk segera di inventalisir.
“Pj Bupati nanti rencananya akan mendatangi kantor OPD-OPD, sekalian mengecek kendaraan dinas di setiap OPD,” tambahnya.
Kemudian, juga tadi Pj Bupati meminta penjelasan tentang Dana Bagi Hasil Pajak (DBH-P), kepada para pejabat yang terkait tentang masalah tersebut.
“Tadi Kepala BKAD Nurcahya dan Kepala Bapenda menjelaskan masalah DBHP kepada Pj Bupati, keduanya menjelaskan bergantian,” bebernya.
Sebelum menutup seluller pejabat tersebut juga terdengar tertawa tertahan, karena dirinya melihat kedua pejabat yang menjelaskan DBHP ke Pj Bupati terlihat agak grogi.
“Kemungkinannya bingung, bila Pj Bupati minta agar DBHP dibayarkan sekarang-sekarang yang nilainya puluhan milyar, karena kemungkinan besar Kas Daerahnya tidak mencukupi,” canda pejabat Pemda itu, yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan.***




