POJOKSATU.ID  – PT Polytama Propindo, perusahaan petrokimia terkemuka, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan mengolah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) menjadi sumber energi ramah lingkungan.

Melalui program inovatif Oligotrik atau Oligomer Jadi Listrik, Polytama mengubah limbah oligomer menjadi energi listrik yang digunakan untuk motor listrik.

Program Oligotrik merupakan bagian dari upaya Polytama untuk terus berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait energi hijau. Dalam upaya ini, perusahaan memberikan empat motor listrik kepada kelompok binaan "Bang Pilo" di Desa Lombang, yang selama ini dikenal sebagai produsen pindang Lombang, kuliner khas lokal.

Baca Juga: Perda PBG Belum Optimal Disosialisasikan, Politisi Golkar Bilang Gini

"Penyerahan motor listrik kepada kelompok Bang Pilo merupakan bentuk dukungan kami dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi polusi udara," ujar M. Andri Nugroho, GA & Community Development Manager Polytama. Motor listrik ini juga dilengkapi dengan stasiun pengisian daya yang disediakan oleh perusahaan, memanfaatkan energi dari limbah B3.

Kepala Desa Lombang, H. Pandi, menyambut baik inisiatif ini, "Program ini tidak hanya membantu mengurangi polusi, tetapi juga memperluas pasar pindang Lombang yang menjadi ciri khas desa kami."

Melalui program Oligotrik, Polytama berharap bisa memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus meningkatkan pendapatan kelompok Bang Pilo yang kini dapat menjangkau pasar lebih luas dengan kendaraan bebas emisi.

Baca Juga: 3 Hakim PN Surabaya Vonis Bebas Ronald Tannur Ditangkap Kejagung RI, Begini Harapan Keluarga Dini Sera

Inovasi ini juga menjadi bagian dari langkah besar Polytama untuk terus mempelopori program keberlanjutan di sektor industri, setelah sebelumnya meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama empat periode berturut-turut.