POJOKSATU.ID- Penyidik Polresta Tangerang kembali melakukan penyelidikan terkait kerusuhan konser musik Tangerang Lentera Festival, yang berujung membakar panggung dan penjarahan.

Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan gelar perkara.

"Lagi di TKP. Lagi gelar perkara," kata Kasatreskrim Polresta Tangerang, Selasa 25 Juni 2024.

Diterangkannya, kini pihaknya tengah mengumpulkan keterangan bukti yang ada terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Perpusnas RI Akui Indonesia Sudah Darurat Literasi, Minta Desa Bangun Taman Baca Masyarakat Secara Masif

"Untuk tahapan proses pengumpulan dan klarifikasi baik dokumen dan keterangan saksi," terangnya.

Sejauh ini pihaknya telah memeriksa beberapa saksi.

"Empat orang saksi," ujarnya.

"Keterangan saksi dan bukti permulaan lain sedang proses pemutakhiran kepada fakta peristiwa.Perkembangan akan d infokan kembali ya," lanjutnya.

Sebelumnya, viral di media sosial panitia penyelenggara event musik di Pasarkemis, Tangerang diduga membawa kabur uang.

Hal itu viral di media sosial Instagram. Salah satunya viral di akun penyelenggara event tersebut @lentera.festival.

Baca Juga: Surati Kepsek SMAN 8 Medan untuk Menganulir Keputusan Siswi Tinggal Kelas, Kadisdik Sumut Ungkap Peluang Rosmaida Purba Dipecat

Dalam postingan itu, tampak foto diduga panitia yang membawa kabur uang penyelenggaraan event tersebut.

"PELAKU! BERNAMA : MUHAMMAD DIAN PERMANA ANGGA. Kami segenap panitia juga dirugikan oleh orang tersebut, oknum ini membawa membawa kabur duit sebanyak ratusan juta !," tulis caption akun tersebut.

"Uang yang seharusnya dibayar untuk keperluan malah dibawa kabur, dan kita ditinggal kan begitu saja h- jam ! Tolong segera diviralkan, kita cari sampai dapat!," lanjut captionnya.

Diketahui, konser musik di Pasar Kemis, Tangerang, diawali dengan kericuhan Minggu 23 Juni 2024 malam. kericuhan di panggung hiburan tersebut dipicu kegagalan panitia acara konser menghadirkan sederet musisi ternama yang sebelumnya telah dijanjikan.

Baca Juga: Bey Machmudin Imbau ASN Jabar Mundur 40 Hari Sebelum Daftar Pilkada

Kapolsek Pasarkemis, AKP Ucu Nuryandi, menegaskan kericuhan berupa pembakaran fasilitas konser di lapangan sepak bola itu karena kekecewaan penonton terhadap pihak penyelenggara.

Menurut dia, konser yang seharusnya dapat dimulai pukul 19.00 WIB tidak kunjung dimulai hingga memicu kekesalan para penonton.

"Betul, karena acara musik dibatalkan sepihak oleh panitia. Makanya penonton banyak yang kecewa," jelasnya. ***