POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dengan berakhirnya masa jabatan Anne Ratna Mustika sebagai Bupati, ada beberapa aset kendaraan plat merah yang diduga dipakai oleh sipil yang tidak berkaitan dengan kedinasan.

Bahkan kabarnya ada yang pegang mobil dinas plat merah sampai 3 kendaraan, hal itu harus segera ditertibkan dan diambil tindakan tegas oleh Pj Bupati yang baru.

Kabar terbaru, mantan bupati purwakarta Anne Ratna Mustika diduga menggunakan kendaraan Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta.

Baca Juga: Kekakayaan Bupati Anne Ratna Mustika Terjun Bebas, Jadi Miskin? Siapa Yang Percaya Harus Ditelusuri Nih

“Kendaraan pa Kadis T 1909 C, katanya sih di pakai oleh ambu (mantan bupati),” kata sumber di Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Menanggapi hal itu, Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Sutisna Sonjaya meminta kepada pihak-pihak yang menguasai kendaraan agar mengembalikan aset negara tersebut.

“Sebaiknya segera kembalikan, karena itu aset negara. Kendaraan plat merah itu, tidak semestinya ada ditangan yang tidak berkepentingan,”kata Sonjaya.

Baca Juga: Berikut 14 Camat Yang Hadir Di Acara Pelantikan Pengurus Golkar Purwakarta, Netralitas ASN Dipertanyakan

Sonjaya juga meminta kepada pihak-pihak terkait yang ada di Pemda Purwakarta, bila ada kendaraan-kendaraan plat merah yang digunakan oleh pihak lain Pemda semestinya segera menarik kendaraan dinas tersebut.

“Sepertinya pekerjaan awal Pj Bupati untuk segera menertibkan aset-aset negara, diantaranya kendaraan-kendaraan yang diduga dikuasai oleh pihak lain,” tambah Sonjaya.

Ditakutkan, lanjut Sonjaya, kendaraan-kendraan aset milik negara itu beralih fungsi untuk kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan kedinasan.

Baca Juga: Musorkab KONI Purwakarta Jangan Serampangan, Para Ketua Cabor Terkejut Belum RAT Mau Pemilihan Ketua KONI

“Bila kendaraan itu dikuasai pihak lain, pasti digunakan untuk kepentingan pribadinya. Itu mobil dinas ya harus digunakan sesuai fungsinya, sebagai kendaraan kedinasan bukan untuk kepentingan pribadi,” jelas Sonjaya, mengakhiri pembicaraan.***