POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Pesan Bocah – bocah Cilik (Bocil) ini membuat kita mengelus dada, walaupun di sampaikan secara sederhana namun membikin miris.
Pesan yang disampaikan para Bocil tersebut disampaikan kepada pemerintah, dengan latar jalan yang ditanami oleh pohon pisang dan beberapa pot sayuran bawang daun.
Dari foto yang diterima redaksi pojiksatu.id, para Bocil tersebut memegang kertas karton yang bertuliskan ‘jalan menuju sekolah kami’.
Kemudian juga Bocil yang satunya bertuliskan ‘Pemerintah tutup mata dan telinga’, anak-anak tersebut tentu saja memberikan kritikan keras kepada pemerintah terkait masalah jalan rusak.
Jalan yang rusak di Desa Pasir Angin dan Nangewer tersebut berkilo-kilo, hingga kini masih menunggu kepedulian pemerintah untuk di perbaiki karena sudah bertahun-tahun rusak.
Bahkan saking rusaknya jalan tersebut para warga berseloroh, ‘bila ada ibu hamil hendak melahirkan melewati jalan tersebut pasti akan langsung lahiran’.
Sementara itu, mengetahui ada aksi masyarakat yang menanam pohon pisang ditengah jalan, pihak pemerintah alhirnya akan turun tangan memperbaiki jalan tersebut.
Bahkan, kabarnya Pj Bupati Purwakarta Benny Irwan besok beserta jajaran dari Dinas PU akan ke lokasi mengecek langsung jalan tersebut.
Hal itu diketahui saat redaksi pojoksatu.id menghubungi kepala desa setempat, yang menyatakan bahwa besok Pj Bupati akan ke lokasi jalan rusak tersebut.
“Iya tadi ada aksi para warga menanam pohon pidang di tengah jalan, kebetulan saya sedang berada di luar jadi tidak mengetahuinya,” kata Rohidin, kepala desa pasir angin kepada pojoksatu.id melalui seluller, Minggu (25/08).
Atas aksi para warganya tersebut, dirinya (Rohidin) mendapatkan telephon bahwa besok Pj Bupati akan melihat lokasi jalan yang rusak dengan para pejabat Dinas PU.
“Tadi saya ditelephon sama pa Pj Bupati, besok mau ke.lokasi jalan rusak,” tambah Rohidin.
Untuk jalan utama yang rusak parah di desa pasir angin sendiri mencapai 1,5 KM, ditambah dengan jalan penghubung desa tetangga sekitar 2,5 KM.
“Jadi totalnya kurang lebih 4 KM, karena jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten,” tutup Rohidin, mengakhiri pembicaraan.***




