POJOKSATU.id, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi melepas 1.147 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk mengikuti program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret mengatasi tantangan kekurangan tenaga pengajar sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai satuan pendidikan di Jawa Barat.

Selama enam bulan ke depan, para mahasiswa akan disebar ke 364 satuan pendidikan yang mencakup 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB.

Baca Juga: Prediksi Semifinal Piala Dunia 2026: Ambisi Back-to-Back Argentina Hadapi Generasi Emas Inggris

Program yang setara dengan 20 SKS ini dirancang agar mahasiswa mendapatkan pengalaman mengajar nyata di bawah bimbingan dosen universitas dan guru pamong di lapangan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi strategis antara Pemprov Jabar dan UPI ini.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa KDM ini menekankan bahwa mengajar bukan sekadar mentransfer ilmu akademik, melainkan juga proses memupuk rasa dan empati terhadap anak didik.

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Tom Yum, Perpaduan Rasa Asam Pedas yang Bikin Sarapan Makin Istimewa

"Ini kesempatan bagi kalian untuk belajar secara langsung. Saat mengajar, bukan hanya keahlian akademik yang dipraktikkan, tetapi juga soal rasa," ujar KDM saat berdialog dengan para mahasiswa di Bandung, Senin (13/7/2026).

KDM juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada zona nyaman di perkotaan.

Ia mendorong para calon guru muda ini untuk mengenal realitas pendidikan di wilayah perdesaan dan pelosok Jawa Barat.

"Jabar itu luas. Kalian harus tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di desa-desa dan perkampungan," tegasnya.

Baca Juga: KDKMP Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Pemerintah Targetkan Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Kesejahteraan

Pengalaman Berharga bagi Calon Guru
Program ini mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa.

Andika Darmawan, mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin, mengaku program ini menjadi kesempatan emas untuk mematangkan cita-citanya menjadi guru.

"Programnya sangat bagus dan sangat membantu. Apalagi ke depan akan banyak guru yang pensiun, dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya," tutur Andika.

Baca Juga: Vaksin Dengue mRNA Pertama di Dunia Dikembangkan UI dan Tsinghua University, Manfaatkan AI Prediksi Mutasi Virus

Senada dengan itu, Regina, mahasiswi yang ditugaskan di SMK 28 Bandung, berharap program ini dapat berjalan lancar.

Ia memandang Probidik sebagai bekal pengalaman krusial sebelum nantinya benar-benar terjun ke dunia pendidikan sebagai pengajar profesional.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyampaikan apresiasinya kepada UPI atas dedikasi dalam mewujudkan perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat.

"Kami berharap melalui program ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa berjalan ideal. Mahasiswa bisa mengaplikasikan teori dari kampus, dan hak-hak belajar peserta didik di seluruh pelosok Jawa Barat dapat terpenuhi dengan baik," tutup Purwanto.***