POJOKSATU.id - Perayaan Hari Jadi ke-67 PSMS Medan berlangsung hangat dan penuh semangat di Aula H Tengku H Rizal Nurdin, Selasa malam, 21 April 2026.

Momen ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan tekad untuk membawa Ayam Kinantan-julukan PSMS, kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, turut hadir menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung PSMS secara maksimal.

“Mudah-mudahan kami dari unsur pemerintahan bisa terus men-support dan membantu PSMS sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca Juga: Stasiun Plabuan dan Comal Dibuka Lagi! Ini Alasan KAI Aktifkan Kembali Mulai 27 April 2026

Dia juga menyoroti kedekatan historis antara PSMS dan Sumatera Utara. Menurutnya, usia klub yang hanya terpaut dua tahun dari usia provinsi menjadi bukti bahwa PSMS memiliki peran penting dalam perjalanan daerah.

“PSMS ini bukan hanya bagian kecil dari Sumatera Utara, tapi bagian pembentuk sejarah dan kekuatan Sumatera Utara. Sudah mendampingi Sumatera Utara selama puluhan tahun,” tegasnya.

Meski saat ini PSMS masih berkompetisi di Liga 2, Bobby menegaskan target besar yang harus segera diwujudkan adalah promosi ke Liga 1.

“Hari ini kita memang masih berada di bawah Liga 1, tapi cita-cita kita jelas, masuk ke Liga 1. Ini jadi tanggung jawab kita semua. Kami siap membantu,” katanya.

Baca Juga: Hidung Mancung usai Oplas, Rina Nose Pastikan Tetap Gunakan Nama Panggung yang Sama

Bahkan, ia melontarkan pernyataan tegas kepada manajemen terkait target jangka panjang klub.

“Kalau bisa di usia ke-77 nanti kita sudah ke Liga 1. Kalau belum juga, kami percaya kepada presiden klub. Tapi kalau belum tercapai, biarkan pemerintah provinsi mengambil alih, bahkan kalau perlu kita jadikan BUMD,” ucap Bobby.

Sementara itu, Presiden PSMS, Fendi Jonathan, mengakui peran besar pemerintah dalam menopang keberlangsungan tim sepanjang musim ini.

“Keberadaan PSMS pada musim ini tidak lepas dari dukungan dan perhatian dari Bapak Gubernur Sumatera Utara, mulai dari fasilitas tempat tinggal, lapangan latihan hingga penggunaan Stadion Utama Sumatera Utara,” ungkapnya.

Baca Juga: Kenaikan BBM Nonsubsidi Bukan Cuma Soal Orang Kaya, Ini Efek Berantainya ke Rakyat Kecil

Fendi juga menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum memuaskan, sekaligus menegaskan komitmen untuk melakukan evaluasi total.

“Kami menyadari belum memberikan prestasi yang baik pada musim ini, untuk itu kami mohon maaf. Di momen ulang tahun ini, kami berdoa dan bertekad bisa ke Liga 1 dengan persiapan yang lebih panjang dan evaluasi yang lebih baik,” ujar Fendi.

Perayaan ini turut ofisial PSMS, manajemen juga suporter. Di tengah suasana penuh kebersamaan, satu harapan besar terus digaungkan: PSMS bangkit dan kembali mengukir sejarah di kancah sepak bola Indonesia. ***