POJOKSATU.id - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengatur jumlah pengunjung di area Malioboro, Tugu dan Keraton Yogyakarta (Gumaton) pada malam Tahun Baru 2024.

Irjen Suwondo Nainggolan, Kapolda DIY, mengumumkan bahwa jumlah pengunjung di wilayah tersebut akan dibatasi hingga maksimal 250 ribu orang.

Suwondo menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap pengunjung dan kendaraan di area Gumaton melalui penggunaan kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di berbagai lokasi dan terhubung dengan sistem 'Yogyakarta Smart City'.

Baca Juga: Info Car Free Night Diterapkan di Kawasan Sudirman Thamrin saat Malam Tahun Baru 2024 dan Natal 2023

Menurutnya, jika jumlah pengunjung di daerah Gumaton mendekati batas maksimal, para wisatawan akan diarahkan ke lokasi lain.

Suwondo mengatakan, "Kita punya basis data yang bisa melakukan tindak lanjut, untuk mencegah jangan masuk ke daerah tersebut."

Suwondo mengatakan bahwa teknologi kamera pintar saat ini sedang diuji coba di wilayah Malioboro dan dijadwalkan akan diresmikan pada awal bulan Januari 2024.

Teknologi kamera cerdas ini tidak hanya dapat menghitung jumlah orang dan kendaraan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memetakan pengunjung berdasarkan jenis kelamin.

Baca Juga: Malam Muda Mudi Jakarta Global 2024, Gemerlapnya Perayaan Tahun Baru di Kawasan Sudirman-Thamrin

"Masih masa uji coba, tapi ini sudah bisa dipakai," tuturnya.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Alfian Nurizal, menambahkan bahwa saat ini telah dipasang CCTV berteknologi Smart City di 17 lokasi di sepanjang area Gumaton.

Alfian mengatakan bahwa pada malam pergantian tahun mendatang, di wilayah Malioboro dan Tugu akan diterapkan car free night dari pukul 6 hingga 1 malam WIB.***