POJOKSATU.id – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri kegiatan Pencanangan dan Penanaman Bambu Betung.

kegiatan ini dilaksanakan di Boalemo, Gorontalo, Kamis, 30 Oktober 2025 sebagai simbol menanam kebaikan bersama.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPR RI H. Rachmat Gobel, Wakil Gubernur Gorontalo, Bupati Boalemo Rum Pagau, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali.

Baca Juga: Pasar Modern Baru di Gading Serpong Terjual dalam Hitungan Jam

Serta para jajaran Forkopimda Boalemo, serta Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Andang Tjahjandi.

Wali Kota Sukabumi menekankan makna simbolis penanaman bambu.

“Ini menjadi lambang menanam kebaikan antara Kota Sukabumi dan Boalemo. Mudah-mudahan pada waktunya, kita akan memanen benih kebaikan ini,” ujarnya.

Baca Juga: Urban Sneaker Society 2025 x BRImo: Paduan Gaya Hidup dan Inovasi Digital

Ia menambahkan bahwa menanam kebaikan akan melahirkan kebaikan baru.

“Apabila kita menanam, pasti akan memanen. Maka tanamlah kebaikan agar kita memanen kebaikan juga,” tambahnya.

Bupati Boalemo, Rum Pagau, menilai penanaman bambu sebagai langkah strategis untuk pelestarian lingkungan sekaligus edukasi ekologis bagi masyarakat.

Baca Juga: MASA Kerja Tenaga Honorer Tinggal 2 Bulan Lagi, Awal Tahun 2026 akan Ada PHK Massal? Begini Info Resmi BKN!

“Program ini sangat bagus, bambu di masa depan akan menjadi pengganti kayu,” jelas Rum Pagau.

Semangat menanam kebaikan juga hadir melalui program wakaf produktif di Kota Sukabumi yang sudah berjalan dan menjadi inspirasi.

Rachmat Gobel menyampaikan apresiasinya atas program wakaf produktif.

“Saya menyambut baik program wakaf produktif di Kota Sukabumi. Ke depan, kami di Gorontalo akan mengimplementasikan konsep wakaf produktif tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa wakaf produktif bukan hanya ibadah, tapi juga instrumen pembangunan berkelanjutan untuk memberdayakan masyarakat.

Baca Juga: Optimisme Menggebu, Pebalap Astra Honda Siap Melesat di JuniorGP Barcelona

Penanaman bambu dan pengembangan wakaf produktif sama-sama berakar pada prinsip keberlanjutan dan kemaslahatan sosial.

Kegiatan ini menjadi simbol persaudaraan dan peradaban, memperlihatkan bagaimana dua pemerintah daerah saling menginspirasi.

Wali Kota Sukabumi berharap langkah ini bisa diteruskan melalui program-program kolaboratif yang berdampak nyata pada masyarakat.

Baca Juga: Gegara Kasus Pencemaran Nama Baik, Hendra Lie Dihukum 10 Bulan Penjara

sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis dan ekonomi yang produktif.

Program wakaf produktif di Sukabumi dipandang sebagai bentuk nyata menanam kebaikan sosial dan ekonomi yang hasilnya bisa dinikmati banyak pihak.***