POJOKSATU.id - Pemudik bernama Dwi Nur Imam (24), warga Desa Carangrejo, Kesamben, Jombang menjadi korban pembegalan.

Ia dibegal saat melintas di Jalan Raya Bypass Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang pada Sabtu (29/3) malam.

Korban yang dalam perjalanan dari Malang menuju kampung halamannya dihadang oleh sekelompok pelaku bersenjata tajam di jalur cepat yang ramai dilalui pemudik.

Ia sempat berusaha melawan namun jumlah pelaku lebih banyak dan bersenjata tajam akibatnya pemudik tersebut mengalami luka bacok di tangan dan kaki.

Sementara pelaku berhasil merampas tas berisi uang dan ponsel milik korban.

Baca Juga: Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran 2025, Sistem One Way Dimulai Tanggal 6 April Dimulai dari Tol Kalikangkung Hingga Cikampek

Beruntung, sorotan lampu mobil dari kendaraan yang melintas membuat situasi di lokasi cukup terang sehingga pelaku panik dan melarikan diri ke arah utara.

"Saya dibunutin sama dua orang yang boncengan dua-dua, dempet saya, saya langsung turun dari sepeda motor. Saya tengok dan habis itu tas selempang saya itu diambil," kata Dwi Nur.

"Isinya barang berharga saya otomatis saya lawan dan saya ambil balik ternyata akhirnya saya dibacok pakai sajam," lanjutnya.

Menindaklanjuti laporan korban, Minggu (30/3) dini hari, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengunpulkan bukti-bukti sesuai keterangan korban.

Polisi juga melakukan penyisiran di sepanjang jalur Bypass Jombang guna mencari petunjuk dan memastikan keamanan bagi para pemudik yang melintas.

Bermodal ciri-ciri pelaku serta jenis motor yang digunakan, polisi segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku begal.***