POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Dadang (58), pemangku hajat pesta pernikahan yang tewas tragis usai diduga menjadi korban pemalakan sekelompok orang preman kampung dalam kondisi mabuk.

Jenazah Dadang akhirnya dimakamkan di kampung halaman istrinya, tepatnya di Kampung Cijeler, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/4/2026) sore.

Sebelum dimakamkan, jenazah sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung untuk menjalani proses autopsi. Setelah itu, jenazah dipulangkan ke rumah duka menggunakan mobil INAFIS Satreskrim Polres Purwakarta.

Baca Juga: Yuk Latihan Soal TKA Matematika SD Kelas 6 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan, Dijamin Ujian Auto Lancar!

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Diawali dengan salat jenazah di masjid setempat yang diikuti warga dan aparat kepolisian. Usai disalatkan, jenazah dibawa ke tempat pemakaman umum desa yang berjarak sekitar satu kilometer dari masjid.

Suasana haru tak terbendung. Istri dan anak-anak korban tampak terpukul. Bahkan, salah satu anak Dadang nyaris pingsan usai prosesi pemakaman selesai.

Kapolsek Campaka, AKP Firman Budiarto, turut hadir mewakili jajaran Polres Purwakarta. Ia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban.

Baca Juga: Makin Murka dengan Klarifikasi Okin, Rachel Vennya Ingatkan Mantan Suaminya Itu Bayar Utang dan Singgung Chat Kasar Ananda Zhafira

Namun, terkait hasil autopsi dan perkembangan penanganan kasus, Firman menegaskan hal itu menjadi kewenangan Polres Purwakarta.

“Untuk hasil autopsi kami belum menerima informasi. Penanganan kasus sepenuhnya ditangani Satreskrim Polres Purwakarta, kami hanya membantu,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Asep Rabani, mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah membantu hingga proses pemakaman berjalan lancar.

Baca Juga: Contoh 15 Soal TKA Matematika SD Kelas 6 Pilihan Ganda, Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya

Ia juga menegaskan bahwa keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Kami serahkan proses hukum kepada pihak berwenang. Harapan kami, pelaku segera tertangkap,” ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengantongi identitas para terduga pelaku. Saat ini, pengejaran masih terus dilakukan. ***