POJOKSATU.id, PURWAKARTA -  Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, kemunginan pekan depan akan melantik para eselon II yang sudah lulus hasil seleksi terbukaJabatan Pimpimnan Tinggi (JPT) pratama.

Dari 10 JPT yang diperebutkan. Ada 30 kandidat hasil seleksi nilai tertinggi, ke 30 peserta itu berdasarkan penilaian urutan pertama, kedua dan ke tiga.

Rencananya pelantikan calon pejabat eselon II (setingkat Kepala Dinas dan Asisten Sekda), hasil seleksi terbuka JPT Pratama atau open bidding pada pekan depan atau akhir September sekarang.

Baca Juga: Rahasia Mendapatkan Tiket Kereta Jakarta Yogyakarta Hanya Rp80.000 dengan Diskon Gila gilaan dari KAI!

Demikian dikatakan Kepala BKPSDM Pemkab Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, MP kepada pojoksatu.id, melalui sambungan telepon.

"Minggu depan, nunggu turun surat," kata Midan, melalui telepon Minggu (21/09).

Menurut Sri Jaya Midan, nama-nama pejabat yang lulus seleksi sudah dikirim tinggal menunggu turunnya persetujuan dari Kemendagri.

Baca Juga: Terselamatkan dari Kekalahan berkat Gol Injury Time, PSMS Tahan Imbang 3-3 Tuan Rumah PSPS

”Sudah. Kita sudah kirimkan nama-nama yang terpilih tinggal menunggu turun izin pelantikan dari Kemendagri,” tambah Midan.

Mengenai kepastian waktu pelantikan, Sri Jaya Midan memperkirakan tidak akan lewat akhir September 2025.

”Paling lambat akhir September. Kayaknya tidak akan lewat bulan September,” jelasnya.

Baca Juga: Jalan Terjal Indonesia Menuju Piala Dunia 2026, Bukan Tempat Netral, Wasit dari Kuwait, Minim Waktu Persiapan

Perlu diketahui, Pemkab Purwakarta melalui BKPSDM melaksanakan tahapan seleksi terbuka JPT Pratama atau open bidding eselon II dimulai sejak bulan Agustus 2025.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan media ini, setidaknya ada 11 (sebelas) Perangkat Daerah di Pemkab Purwakarta yang belum memiliki pejabat setingkat eselon II alias kosong.

Namun satu jabatan eselon II yaitu Kepala Inspektorat (Inspektur) akan di isi oleh pejabat aktif dari Kejaksaan.

Baca Juga: Mantan Ketua PP Muhammadiyah 2 Periode Sarankan Gibran Mundur dari Kursi Wapres

”Untuk jabatan Inspektur akan diisi oleh pejabat Kejaksaan Aktif. Sekarang sedang dilaksanakan assesment di Kejaksaan Agung,” pungkas Midan.

Sedangkan yang 10 kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) yang diperebutkan, antara lain sebagai berikut.

1. Dinas Pendidikan, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

Baca Juga: Garmin Venu 4, Smartwatch Premium yang Ditunggu-tunggu, Jadi Penantang Serius, Ini Alasannya

2. Dinas Kesehatan, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis

3. Diskominfo, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis

4. DPMD, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

Baca Juga: Film Musikal 'Rangga & Cinta' Siap Ramaikan Bioskop 2 Oktober 2025, Nostalgia AADC dengan Sentuhan Baru

5. Dinas Arsip dan Perpustakaan, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

6. Dinas Pangan dan Pertanian, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

7. Dinas Perikanan dan Peternakan,ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

Baca Juga: Realme C63 8-128GB Jade Green, Layar Luas 90Hz, Cas Cuma Semenit dengan Baterai 5000mAh Fast Charging 45W

8. Dinas Lingkungan Hidup, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

9. Dinas Perumahan dan Permukiman, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis

10. Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum / Assda III, ada tiga nama yang diusulkan berdasarkan hasil penilaian yaitu peringkat satu, dua dan tiga untuk menjadi Kadis.

Jadi totatalnya ada 30 nama pejabat yang diusulkan, kemudian nantinya ada 10 nama yang ditetapkan untuk menjadi JPT Pratama.***