POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Setelah selesainya pesta Demokrasi yaitu Pemilu Presidesn dan para Wakil Rakyat, kemungkinan Aparat Penegak Hukum (APH) akan kembali nge gas menyelesaikan kasus-kasus yang tertunda. Siapa saja pejabat yang terancam bakal ngandang?
Kasus-kasus yang selama ini tertahan karena adanya Pemilu, kemungkinan akan bergulir kembali. Hal itu membuka peluang bagi para pejabat di Purwakarta untuk menyiapkan mental, bila tiba-tiba pejabat tersebut ‘ngandang’ dibalik jeruji besi.
Beberapa kasus yang selama ini stagnan, baik itu di Kejaksaan Tinggi (Kejati), Kepolisian Daerah (Polda), Kejaksaan Negeri (Kejari) maupun di Polres kemungkinan akan kembali berlanjut. Jadi, siapa kemungkinan pejabat yang akan ngandang?
Baca Juga: Cuma Komeng yang Boleh Gembira, Calon DPD Lain Jangan Pesta Dulu Seolah Sudah Dapat Kursi
Tentu saja kasus-kasus yang tengah ditangani oleh pihak APH tersebut merupakan perkara-perkara yang musti dicermati, karena perkara meraka merupakan perkara-perkara yang berkaitan dengan dugaan tindakan pidana korupsi.
Beberapa waktu lalu, beberapa perkara sudah dituntaskan oleh pihak APH dengan segala kesusahannya, bahkan ada yang sampai bertahun-tahun APPh kemudian menetapkan tersangka pejabatnya.
Yang menarik, perkara-perkara yang saat ini ditangani pihak APH menjadi informasi bola liar di masyarakat, karena kurangnya informasi perkara mana saja yang tengah ditangani oleh pihak APH di berbagai tingkatan tersebut.
Bila hal itu dibiarkan (informasi liar), maka ditakutkan memjadi preseden buruk bagi APH karena tidak membuka informasi secara gamblang kasus apa saja yang tengah ditangani, terutama kaitan dengan masalah kasus korupsi.
Namun yang pasti, saat ini kasus masalah di Dinas Soasial yaitu perkara BTT tengah berlangsung di meja hijau, para penuntut umum (jaksa) tengah berusaha menjebloskan para pelaku balik jeruji besi.
Jadi, pasca Pemilu 2024 ini siap-siap saja bagi para pejabat yang merasa bersalah dan pernah dipanggil pihak APH menyiapkan mental bila sewaktu-waktu ngandang dibalik jeruji besi.
Beberapa pekan kedepan, kemungkinan akan kembali nge gas untuk melanjutkan perkara-perkara yang sempat tertunda karena adanya pesta demokrasi yaitu Pemilu. ***




