POJOKSATU.id - Gempa Sumedang Minggu malam 31 Desember 2023 lalu, berdampak kepada rumah warga, fasilitas umum dan fasilitas sosial rusak.

Saat mengunjungi RSUD Sumedang, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pasca rentetan gempa yang mengguncang dengan magnitudo mencapai 4,8. Basuki terlihat sempat masuk ke sejumlah ruangan di dalam rumah sakit lalu beranjak meninjau SMAN 1 Sumedang yang letaknya berada tidak jauh dari RSUD Sumedang.

"Kebetulan saya sedang mendampingi Pak Presiden di Jawa tengah, di Cilacap, Purwokerto, Brebes terakhir dan saya minta izin ke sini karena di berita kan ada kerusakan, ada pengungsi gitu, beliau menugaskan saya untuk lihat ini," jelasnya, Kamis 4 Januari 2024.

Baca Juga: DPRD Medan Sudah Terbitkan Surat Pemberhentian Kepada 11 Nama Caleg yang Dicoret KPU, Ali Siphutar: Sudah Berhenti Sejak Dua Bulan Lalu

Basuki menjelaskan, dari peninjauan dan laporan yang diterimanya dari petugas pemerintahan di Pemkab Sumedang, dipastikan tak ada rumah warga yang bakal direlokasi.

"Ya nanti Pemerintah hanya akan memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, dan ringan, " jelasnya.

Diakuinya bahwa rumah warga Sumedang pasca gempa sementara ini kelihatannya menurut laporan BPBD dan Pak Pj (Bupati Sumedang) tidak ada yang perlu direlokasi.

Baca Juga: Kadis Pendidikan Madina Diduga Diamankan Polda Sumut Buntut Kisruh PPPK Guru 2023

"Jadi pasti perbaikannya berdasarkan kriteria kerusakan berat, sedang dan kerusakan ringan," jelasnya.

Basuki menyebut sudah ada kriteria bantuan yang akan diberi pada warga yang rumahnya rusak kategori berat, sedang, dan ringan. Sementara terkait dengan fasilitas umum, dia menyebut yang terpenting yakni memperbaiki sekolah dan rumah sakit. Perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh.

"Tadi Pak Direktur (RSUD Sumedang) bilang sudah ada masterplan. Kami akan lihat masterplan sambil mengevaluasi kondisi existing yang sekarang," ujar dia.

Baca Juga: Nah Lho, Polri Mulai Selidiki Laporan Kasus Hoax Mikrofon Debat Cawapres, Roy Suryo Mulai Keringet Dingin

Meskipun, secara struktur bangunan terlihat masih baik, Basuki menilai diperlukan retrofiting atau penguatan struktur bangunan. Proses tersebut diharapkan dapat dilakukan secepatnya.

"Kita perlu retrofiting namanya, bukan renovasi atau rehabilitasi. Perkuatan. Karena retakannya tidak memperparah strukturalnya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, menyebut total bangunan yang rusak akibat gempa di Sumedang sudah mencapai 1.136 bangunan (sebelumnya data Pemkab Sumedang 1.004 bangunan).

"Hari ini dari update aplikasi tapi ini belum diverifikasi ya, jumlah kerusakan rumah total 1.136, 876 rusak ringan, 136 rusak sedang, dan 124 rusak berat," kata dia ketika meninjau ke RSUD Sumedang pada Rabu (3/1) ***