POJOKSATU.ID — Pengelola Pasar Baru Bekasi, PT Mitra Patriot (PTMP), mengambil langkah responsif pascasidak jajaran pimpinan DPRD Kota Bekasi pada Kamis (3/9/2026). BUMD milik Pemkot Bekasi ini siap merampungkan fasilitas penunjang sekaligus menggratiskan biaya sewa selama satu bulan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) asal Jalan M. Yamin dan Jalan Juanda.
Skema sewa gratis di Blok II Pasar Baru tersebut diberikan untuk meredam kekhawatiran pedagang di masa transisi kepindahan. Bagi pedagang yang telanjur membayar sewa bulan September, alokasi dana akan otomatis dialihkan untuk pembayaran bulan berikutnya.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David, menegaskan komitmennya dalam mengawal proses relokasi agar berjalan humanis dan tidak merugikan para pedagang kecil.
"Lokasi relokasi di Blok II Pasar Baru sebenarnya sudah siap seratus persen. Namun, kami sangat memahami kondisi pedagang di masa transisi ini. Maka dari itu, sewa bulan pertama kami gratiskan penuh supaya tidak menjadi beban awal mereka," ujar David saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Langkah insentif ini merespons langsung catatan kritis Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, bersama Ketua Komisi III, Arief Rahman Hakim. Saat melakukan evaluasi di lapangan, legislatif mewanti-wanti agar relokasi tidak sekadar memindahkan masalah tanpa memikirkan kenyamanan pedagang.
Baca Juga: Bukan Cuma Romantis, Ini 7 Ciri Suami Idaman dalam Islam yang Layak Jadi Imam Keluarga
Menjawab sorotan terkait minimnya ventilasi dan pencahayaan di lokasi baru, pihak PTMP berjanji membenahi sarana fisik dalam kurun waktu satu minggu sesuai tenggat yang diberikan dewan.
"Semua poin evaluasi dari hasil sidak DPRD sudah kami catat dan langsung ditindaklanjuti. Kami tambahkan exhaust fan atau blower serta lampu penerangan di area basement Blok II. Untuk area rooftop juga bakal kita pasang awning. Bahkan, karpet masjid di Pasar Baru ikut kami ganti agar aktivitas berbelanja dan beribadah makin nyaman," tambah David.
Dengan pembenahan fasilitas dan skema gratis sewa ini, kawasan Jalan M. Yamin dan Jalan Juanda diharapkan segera bersih dari lapak liar, sementara para pedagang dapat kembali berjualan di tempat yang lebih layak dan representatif.***




