POJOKSATU.ID – Kaum disabilitas sering menghadapi tantangan besar dalam dunia kerja, tetapi hal itu tidak berlaku di PT Dharma Electrindo Manufacturing, sebuah pabrik di Jl Wadas, Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. 

Pabrik ini membuka pintunya bagi penyandang disabilitas, memberikan mereka kesempatan yang setara untuk berkarya.

Saat ini, dua karyawan disabilitas, Alif Irawan dan Sri Rahayu, telah bergabung di bagian produksi pabrik yang memproduksi wiring harness (kabel bodi kendaraan) tersebut. 

Dengan fasilitas yang ramah disabilitas dan pelatihan khusus, keduanya mampu bekerja dengan produktivitas setara dengan karyawan lainnya.

Cerita Inspiratif Alif dan Sri

Melalui penerjemah, Alif Irawan, seorang penyandang tuna rungu dan tuna wicara, mengungkapkan kebahagiaannya bekerja di pabrik tersebut.

"Awalnya saya ragu apakah bisa bekerja di sini. Namun, dengan pelatihan dan dukungan yang diberikan, saya merasa percaya diri. Kini, saya bisa membantu keluarga dan merasa dihargai," kata Alif, Jumat (20/12).

Ia juga memberikan motivasi kepada sesama penyandang disabilitas, "Saya tuli, tapi kemampuan saya sama dengan yang lain. Jangan menyerah, kita harus setara dengan teman-teman normal," ucapnya

Hal serupa disampaikan Sri Rahayu, yang juga merasa bangga bisa menjadi bagian dari pabrik tersebut. 

Baca Juga: Polisi Segera Panggil Selebgram Chandrika Chika Terkait Kasus Penganiayaan Mahasiswi di Kawasan SCBD

"Saya sangat bersyukur diberi kesempatan ini. Teman-teman di sini sangat mendukung, bahkan belajar bahasa isyarat untuk membantu kami. Ini sangat berarti," ujarnya.

Komitmen Perusahaan terhadap Inklusi

Advisor PT Dharma Electrindo Manufacturing, Dedi Setiadi atau yang akrab disapa Prabu Diaz, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja inklusif.

"Di seluruh PT Dharma grup, sudah ada 12 karyawan disabilitas yang bekerja, dan di Cirebon ada dua. Mereka kami tempatkan di bagian produksi, dan respons dari karyawan lainnya sangat positif," ujarnya.

Diaz menegaskan, perusahaan percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan. 

"Kami berharap langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk membuka peluang yang sama bagi kaum disabilitas," katanya.

Semangat Kesetaraan

Hadirnya Alif dan Sri menjadi bukti bahwa disabilitas bukan penghalang untuk berkarya. Komitmen PT Dharma Electrindo Manufacturing ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kesetaraan di dunia kerja.

 

Caption:

Dua penyandang disabilitas bekerja di PT Dharma Electrindo Manufacturing