POJOKSATU.ID – Dalam rangka Bulan Literasi Keuangan 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggandeng berbagai pihak meluncurkan sembilan Bank Mini Sekolah tingkat SMP di Kabupaten Cirebon.
Acara peluncuran ini digelar di SMPN 1 Weru dan melibatkan sekitar 350 peserta dari kalangan kepala sekolah, orang tua siswa, hingga pelajar.
Sinergi ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pemerintah Kabupaten Cirebon, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, serta sejumlah lembaga keuangan.
Peluncuran ini menjadi tindak lanjut dari Kick Off Bulan Literasi Keuangan sebelumnya, sekaligus upaya memperluas akses keuangan sejak dini melalui sarana edukatif yang konkret.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan pentingnya bekal literasi keuangan bagi generasi muda.
“Tantangan para siswa ke depan sangat besar. Dalam 10 tahun mereka akan masuk dunia kerja. Bank Mini Sekolah ini menjadi media belajar nyata di bidang keuangan,” ungkapnya.
Baca Juga: Masuk Dari Labura, Polda Sumut Amankan 30 Kg Sabu dan 2000 Liquid Vape Narkotika Asal Malaysia
Ia menambahkan, program Bank Mini Sekolah juga merupakan implementasi dari inisiatif Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang menjadi andalan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Cirebon.
Agus optimistis, langkah ini akan mendorong Cirebon menjadi poros program TPAKD di wilayah Ciayumajakuning dan meraih TPAKD Award.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Cirebon yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cirebon, Drs. Hafidz Iswahyudi, M.Si.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas sektor yang menghadirkan Bank Mini Sekolah sebagai laboratorium hidup di bidang perbankan.
“Melalui program ini, siswa tak hanya belajar menabung, tetapi juga membentuk disiplin dan karakter kemandirian keuangan,” kata Hafidz.
Hadir pula sejumlah tokoh penting, seperti Kepala BI Cirebon Jajang Hermawan, Kadisdik Cirebon Ronianto, serta perwakilan dari Kemenko Perekonomian dan Bank BJB.
Baca Juga: Sekolah di Kalbar Sukses Hapus Kecanduan Gadget dengan Permainan Tradisional
Para narasumber dalam sesi edukasi meliputi perwakilan OJK, BI, dan perbankan daerah.
Tak hanya peluncuran Bank Mini, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis pembukaan 20.000 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) untuk siswa SMP se-Kabupaten Cirebon serta 1.734 Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) untuk para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Langkah ini diyakini sebagai bagian dari transformasi sistem pendidikan yang terintegrasi dengan pemahaman keuangan sejak dini. Diharapkan, fasilitas ini mampu meningkatkan literasi keuangan tidak hanya bagi siswa, tetapi juga para pendidik, orang tua, dan masyarakat sekitar.***




