POJOKSATU.id - Dalam rangka memperingati semangat sumpah pemuda, gabungan pemuda dan pemudi yang berada di Desa Cimanggis, Rw 13, menggelar pentas seni.

Berbeda dengan pentas seni pada umumnya, kegiatan yang diselenggarakan pada, Sabtu (11/11/2023), itu dilengkapi dengan bakti sosisal, yatu santunan yatim dan dhuafa.

Sebanyak 13 orang yatim dan dhuafa menerima bantuan sosial dari pemuda dan pemudi Desa Cimanggis, senyuman diwajah mereka memberikan pertanda kebahagian.

Pihak pemyelenggara pentas seni itu, membeberkan, dana bantuan santunan yatim dan dhuafa, didapati melalui hasil ngecrek setiap sore di bahu jalan perumahan Bilabong dan tidak terlepas juga dari swadaya masyrakat Desa Ciamnggis Rw 13, serta bantuan dari para donator.

Baca Juga: Pena Mas Ganjar Gelar Pentas Seni Pelajar di Pati: Mewariskan Semangat Kebudayaan

Ketua pelaksana kegiatan pentas seni, Isna Hasan, menjelaskan santuan yatim dan dhuafa itu sebagai bentuk pengabdian para pemuda dan pemudi Desa Cimanggis Rw 13, kepada masyrakat yang membutuhkan.

Salah satu alasan kuat adanya santunan yatim dan dhuafa di kegiatan pentas seni ini, agar kegiatannya bukan hanya seremonial belaka, melainkan ada output yang bisa dirasakan oleh masyrakat sekitar, terkhusus bagi yang membutuhkan. Jelas Isna pada Pojok Satu.

Kegiatan pentas seni itu diselenggarakan di lapangan voli, Rt 02, Rw 13, Desa Cimanggis, Bojonggede Bogor, yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB.

Isna Hasan juga menjelaskan meskipun hari sumpah pemuda sudah lewat beberapa waktu yang lalu, namun dirinya percaya, kegiatan pentas seni ini menjadi bukti bahwa semangat para pemuda tidak akan pernah mati.

Baca Juga: Ganjar Creasi Gelar Pentas Sastra Puisi dan Teater untuk Apresiasi Seni Budaya Bangsa

"Meskipun hari sumpah pemuda udah lewat banget, tapi saya percaya, semangat pemuda dan pemudi yang ada diwilayah kami, tidak akan pernah mati, terbukti dengan kekompakan, kami bisa menggelar kegiatan ini, tak hanya itu kami juga ingin menanamkan jiwa jiwa nasionalisme para pemuda." Lanjut Isna.

Saat matahari terbit, tepatnya pada sabtu pagi, kegiatan pentas seni, dimulai dengan senam, yang dilakukan oleh ibu ibu Desa Cimanggis Rw 13, kompak mengenakan baju berwarna merah.

Kegiatan pentas seni yang mengusung tema, Pemuda bersatu untuk Indonesiamaju berhasil mencuri perhatian masyrakat sekitar, terbukti dari mulai pagi hingga malam hari para penonton tidak henti hentinya terus berdatangan.

Menurut pengakuan Isna Hasan, sebanyak kurang lebih 500 orang memadati lapangan voli, yang digunakan sebagai lokasi kegiatan pentas seni.

Kegiatan pentas seni itu juga dihadiri oleh tokoh agama, aparatur pemerintahan mulai dari tingkatan Rw hingga tingkatan RT, dan juga para donator yang sudah menyisihkan rezekinya untuk terselenggaranya kegiatan ini.

Salah satu tokoh agama, Ust Sanan hermawan, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemuda dan pemudi Desa Cimanggis Rw 13, karena sudah berhasil menyelenggarakan kegiatan pentas seni.

Baca Juga: Puluhan Kader dan Anggota PMII Bogor Kompak Peringati Hari Sumpah Pemuda, Angin Malam Menambah Hikmat Suasana

Apresiasi setingi tingginya kepada para panitia, terkhusus kepada pemuda dan pemudi Desa Cimanggis RW 13, karena sudah sukses menyelenggarakan kegiatan ini, apalagi ditambah ada santunan untuk yatim dan dhuafa, pokonya keren deh Ungkap Sanan.

Guna membakar semangat para penonton yang hadir, pemuda dan pemudi Desa Cimanggis itu juga tidak lupa membacakan naskah sumpah pemuda, yang diucap ulang oleh seluruh penonton.

Sesuai dengan namanya, kegiatan pentas seni itu juga diiisi dengan, penampilan musik oleh para pemuda dan pemudi, tarian tradisional dan modern yang dilakukan oleh anak anak, serta ada juga pembagian doorprizenya.

Baca Juga: Sosok Johanna Tumbuan Masdani, Pembaca Naskah Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928

Diakhir kegiatan Isna selaku ketua pelaksan kegiatan berharap, "semoga kegiatan ini dapat membangkitkan semangat nasionalisme masyrakat Desa Cimanggis Rw 13, terkhsus para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.

Semoga dalam kegiatan pentas seni ini, bisa meningkatkan jiwa nasionalis anak anak muda para penerus bangsa, bisa meningkatkan tali silaturahmi,

meningkatkan kesadaran diri para anak muda agar tidak menjadi manusia yang apatis, dan semoga acara ini akan tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya, dan bisa lebih baik lagi dari yang sebelumnya."***