POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ada hal menarik dalam keseharian Bupati Saepul Bahri Binzein ( Om Zein ), yaitu tentang pola makan dan kesederhanaan menu yang tersedia di meja makan.
Sore itu menjelang malam, setelah banyaknya tamu yang berkunjung ke rumah dinas, dengan berbagai persoalan dan permasalahan, akhirnya Om Zein bisa bernafas lega ketika semua tamu terlayani dengan baik.
Menjelang malam, Ibu bupati datang menghampiri, yang meminta kita untuk masuk ke dalam karena di panggil Om Zein.
“Om dipanggil bapak, minta ditemanin makan malam,” kata Ibu Bupati, kepada pojoksatu.id dan Metropilitan, Kamis (15/01).
Awalnya kita menolak karena sudah makan siang menjelang sore, namun atas desakan Ibu Bupati akhirnya kita masuk kedalam untuk menemani Om Zein makan malam.
Tampak beberapa menu makan malam yang sederhana namun menyehatkan, tidak ada menu yang wah sebagaimana lazimnya orang berfikir tentang makan malam bupati.
Selain nasi putih, ada oreg tempe, dadar telor dan urab rebung ( tunas bambu muda ), sebagai pendamping nasi putih.
Walaupun sederhana, makan tanpa pakai sendok ( makan langsung pakai tangan ) Bupati tampak lahap memakan makanan tersebut, karena kandungan gizi yang memang sudah mencukupi untuk kebutuhan tubuh.
“Kita makan malam dulu, jadi nanti pulang dengan perut kenyang. Biar tidak nyusahin istri di rumah, kalau perut sudah kenyangmah,” canda Om Zein, disela – sela makan malem bareng.
Selain itu, Om Zein juga mengingatkan agar pola makan dan pola hidup dijaga dengan baik, agar di kondisi dan cuaca seperti saat ini badan tetap vit dan bugar.
Setelah selesai makan malam bareng, Om Zein juga menjelaskan tentang menu sederhana yang menjadi santapannya setiap hari.
“Makanan itu hanya di mulut ( lidah ), jadi setelah nyampe ke tenggorokan dan ke perut semua sama, tidak ada rasanya,” jelas Om Zein, setelah selesai makan malam.
Baca Juga: LOWONGAN KERJA PT Wana Rimba Nusantara Posisi Forest Officer FGDP 2026
Kita tentu saja harus menjaga fikiran dan lidah kita, karena nafsu ingin makan ini dan itu yang sifatnya sesaat hanya di lidah belum tentu baik untuk kesehatan tubuh.
Om Zein juga melanjutkan, bukan berarti tidak kebeli atau tidak tersedia, tinggal minta pasti semua keinginan makanan pasti disediakan.
“Cuma bagus enggak bagi kesehatan tubuh kita, semuanya hanya sekedar rasa di lidah kalau tidak sehat dan bisa mengganggu kesehatan, sebaiknya tidak memaksakan. Makanan sederhana saja, murah meriah tapi menyehatkan,” jelas Om Zein.***




