POJOKSATU.id - Sukarelawan Mak Ganjar NTB menggelar pelatihan bagi ibu-ibu membuat kerajinan dari barang bekas sehingga memiliki nilai ekonomis.

Pelatihan tersebut digelar di Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Jumat 18 Agustus 2023.

Dalam pelatihan itu, tidak kurang 50 peserta ibu-ibu antusias mengikuti seluruh pemaparan.

Baca Juga: Simulasi 3 Nama Indikator: Prabowo Subianto Disalip Ganjar Pranowo

Ibu-ibu tersebut diantaranya diajari membuat vas, bunga, keranjang, dan tas belanja dari benda yang sudah tidak terpakai seperti gelas air mineral plastik, tutup botol, pembungkus buah, dan tali.

Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar NTB Nani Mulyani mengatakan pihaknya ingin memaksimalkan daur ulang sampah di wilayahnya.

"Sampah mudah ditemukan di mana-mana. Daripada dibuang, kami buat kerajinan ini. Jadi, ibu-ibu bisa berkreasi," tuturnya.

Baca Juga: Ketemu Cak Imin, Ganjar Pranowo Hadiahkan Sepasang Lovebird Warna Merah Hijau

Pelatihan ini, kata Nani, sekaligus menstimulasi tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan perekonomian keluarga.

"Jadi, mereka tahu cara membuat sesuatu yang lebih bermanfaat dari sampah. Mereka juga tahu ini bisa berguna sekali, apalagi bisa menambah perekonomian keluarga," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Mak Ganjar NTB juga memperkenalkan sosok bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo kepada masyarakat NTB sekaligus mendoakannya agar menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029.

Baca Juga: Bebas dari Penjara Ingin Sungkem ke Ibunya, Ferry Irawan : Minta Maaf Sudah Banyak Menyusahkan Beliau

"Emak-emak di sini sudah banyak yang mengenal Bapak Ganjar. Apalagi kalau suatu saat Pak Ganjar bisa bertemu dengan mak-mak di NTB," katanya.

Sementara itu, Ramlah, salah seorang peserta pelatihan mengaku mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat.

"Ini sangat bagus. Dari pelatihan ini, saya mengetahui pentingnya atau manfaatnya pengolahan sampah," ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, Ramlah membuat bunga, tas, pot dari bahan bekas sampah pembungkus apel, gelas-gelas plastik, dan lain-lain.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran PPPK Kemenag 2023, Seleksi Administrasi Dimulai 17 September Sampai 5 Oktober

Perempuan 40 tahun ini berharap dirinya bisa membuka bisnis pengolahan barang bekas atau sampah untuk menjadi benda yang bernilai jual sehingga bisa menambah pendapatan keluarga.

"Semoga setelah mengikuti pelatihan ini saya bisa berkarya dengan membuka usaha semacam ini sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga," harap dia.

Dia juga turut mendoakan Ganjar Pranowo terpilih sebagai presiden Indonesia dalam Pemilihan Presiden 2024 agar Indonesia lebih maju.

Baca Juga: 12 Sate Maranggi Legendaris Purwakarta jadi Buruan Pelancong Lengkap Peta Lokasi, Ada yang Sejak 1990-an

"Semoga Bapak Ganjar Pranowo bisa menjadi presiden pada 2024 untuk membuat Indonesia lebih maju," ucapnya.***