POJOKSATU.id, JAKARTA-- Mahkamah Agung melalui Mahkamah Agung Peduli (MA Peduli) menggelar bakti sosial di Panti Asuhan Manarul Mabrur di Jalan Shirothol Mustaqim, Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

MA Peduli kali ini memberikan bantuan berupa puluhan paket sembako dan uang tunai.

Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung, Prof Yulius, memimpin langsung rombongan MA Peduli dari Jakarta.

Nampak suasana atusias dan sukacita di raut muka anak-anak penghuni Panti Asuhan Manarul Mabrur dalam menyambut kedatangan Tim MA Peduli.

Saat tim MA Peduli tiba di lokasi anak-anak langsung berlarian memeluk relawan MA Peduli hingga mayoritas anak balita menolak untuk lepas dari gendongan Relawan MA Peduli.

Baca Juga: Mau Dekat Pilgubsu, Istri Bobby Nasution Malah Terseret Kasus Blok Medan Dugaan korupsi Abdul Gani Kasuba

Terlihat Prof Yulius dihampiri anak difabel. Tanpa canggung Prof Yulius langsung merangkulnya. Suasana bakti sosial MA Peduli kali ini dipenuhi rasa suka cita sekaligus mengharukan.

Pulahan anak-anak penghuni panti yang terletak di Kota Semarang itu seolah tak ingin berpisah saat Tim MA Peduli hendak meninggalkan lokasi.

"Banyak tadi anak-anak bilang, Om Minggu depan ke sini lagi ya," kata Anang Suseno, salah satu Relawan MA Peduli dari Jakarta, Minggu (4/8/2024).

Sementara itu, Pengasuh Panti Asuhan Manarul Mabrur, Rois, mengatakan, anak-anak mereka mayoritas merupakan anak yang ditinggakan orang tuanya.

Menurutnya, awalnya panti asuhan yang hendak dibangun adalah untuk menampung anak-anak jalanan.

Baca Juga: Kapolri Didesak Tangkap Provokator Isu Sara di Karawang

Namun, kini panti asuhan yang diasuhnya kebanyakan merawat anak- anak yang lahir di luar perkawinan.

Dirinnya pun berterima kasih atas bantuan yang diberikan MA Peduli dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, terlebih panti masih membutuhkan media bermain anak dan bahan bacaan.

"Anak-anak di sini mayoritas merupakan anak yang ditinggal ayah dan ibunya," bebernya.***