POJOKSATU.ID – Sebanyak 15 mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC) bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pemerintah Desa Plumbon, dan masyarakat menggelar kegiatan penanaman 110 bibit pohon pepaya di Greenhouse SuraFarm Desa Plumbon, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan Greenhouse SuraFarm yang bertujuan mengoptimalkan aset desa sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.

Selain melakukan penanaman bibit, mahasiswa KPM juga terlibat dalam pengembangan tanaman, pendokumentasian kegiatan, serta publikasi sebagai upaya memperkenalkan potensi Greenhouse SuraFarm kepada masyarakat yang lebih luas.

Direktur BUMDes Desa Plumbon, Setyo Utomo, mengatakan keberadaan greenhouse selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui kolaborasi dengan mahasiswa KPM UIBBC, diharapkan kawasan tersebut dapat berkembang menjadi sentra pertanian produktif.

Baca Juga: Kesaksian Kru KMP Mutiara Sentosa 2, Api dari Mobil Bawa Tinner di Kapal, Lebih Satu Kali Ledakan

"Greenhouse ini sebenarnya sudah ada, tetapi pemanfaatannya belum optimal. Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KPM yang ikut membantu mengembangkan kawasan ini. Harapannya, Greenhouse SuraFarm dapat menjadi aset desa yang produktif, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjadi tempat edukasi pertanian," ujar Setyo.

Menurutnya, pengembangan greenhouse masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari aspek pemasaran hasil panen, keterbatasan sumber daya manusia, hingga rendahnya minat generasi muda untuk terjun di bidang pertanian.

"Kami berharap ada dukungan dan inovasi yang berkelanjutan agar kendala tersebut dapat diatasi. Jika dikelola dengan baik, greenhouse ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," tambahnya.

Dosen Pembimbing KPM UIBBC, Muslimah, M.Pd., menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemberdayaan potensi desa.

Baca Juga: Kalah Pamor dan Terbelit NPL, DPRD Dorong Transformasi BPR Bandung demi Sokong UMKM

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjalankan program seremonial, tetapi mampu memberikan kontribusi yang berdampak. Pengembangan Greenhouse SuraFarm menjadi salah satu upaya untuk mendukung kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan aset yang sudah dimiliki," katanya.

Sementara itu, Ketua KPM UIBBC Desa Plumbon, Asyrof Rojabi, mengatakan mahasiswa berupaya memberikan dukungan melalui berbagai kegiatan yang dapat memperkuat keberlanjutan greenhouse.

"Kami tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga membantu pengembangan tanaman, dokumentasi, dan publikasi agar Greenhouse SuraFarm semakin dikenal. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut meski masa KPM telah selesai," ujarnya.

Masyarakat Desa Plumbon menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap Greenhouse SuraFarm dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan perekonomian warga.

Melalui sinergi antara mahasiswa, BUMDes, pemerintah desa, dan masyarakat, pengembangan Greenhouse SuraFarm diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun pertanian desa yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***