POJOKSATU.id - Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur, menegaskan bahwa pendidik memegang kunci vital dalam menavigasi kompleksitas zaman yang terus berubah.
Akselerasi teknologi dan pergeseran norma sosial menuntut guru untuk tampil adaptif namun tetap memegang teguh moralitas profesi.
"Dunia pendidikan hari ini menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Guru harus terus beradaptasi, memperkuat integritas, dan menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," ungkapnya, Selasa 23 Desember 2025.
Baca Juga: Atlet Jabar Raih 124 Medali di SEA Games 2025, KONI Beri Apresiasi
Sosok yang akrab disapa Agung ini menilai program profesi bukan sekadar soal kompetensi teknis, melainkan tentang pembentukan mentalitas tanggung jawab sosial.
"Guru Pendidikan Agama Islam tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai, etika, dan spiritualitas kepada peserta didik," tambahnya.
Menurut pandangannya, kualitas sumber daya manusia yang dicetak lewat pendidikan adalah fondasi utama kemajuan wilayah Kota Depok.
Baca Juga: SNMB MAN 2026: Tersedia Jalur Prestasi dan Jalur Tes, Simak Persyaratannya
"Momentum refleksi ini diharapkan dapat memperkuat semangat para guru untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Kota Depok," jelasnya.
Sebanyak 253 guru PAI asal Depok dinyatakan lulus dalam program kerja sama dengan LPTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah berlangsung secara daring selama 45 hari tersebut.***




