POJOKSATU.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon mengeluarkan imbauan penting jelang musim libur sekolah. Anak-anak dan masyarakat umum diminta untuk tidak bermain atau beraktivitas di jalur rel kereta api karena sangat membahayakan keselamatan serta berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan kereta.

“Sebentar lagi musim liburan sekolah. Kami mengingatkan agar masyarakat, terutama anak-anak, tidak menjadikan jalur kereta sebagai tempat bermain atau berkegiatan apa pun,” tegas Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin Jumat (27/6/2025)

Menurutnya, jalur kereta api merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian. Aktivitas di area tersebut dilarang keras sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 181 ayat (1).

“Bagi yang melanggar, bisa dikenai sanksi pidana penjara hingga tiga bulan atau denda maksimal Rp15 juta, sebagaimana disebutkan dalam Pasal 199 UU Perkeretaapian,” ujar Muhibbuddin.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,3 Juta UMKM, Sektor Produksi Jadi Fokus Utama

Ia menambahkan, hingga kini masih ditemukan anak-anak yang bermain atau menunggu kereta di rel, bahkan ada yang meletakkan benda asing seperti batu dan kayu di atas rel.

Tindakan ini dinilai sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan serius, termasuk potensi anjloknya kereta.

Selain anak-anak, masyarakat yang berjualan atau berkumpul di sekitar rel juga menjadi perhatian serius. KAI mencatat aktivitas semacam ini masih cukup sering terjadi di beberapa titik rawan.

Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, KAI telah menjalankan berbagai langkah edukatif dan preventif. Mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah hingga patroli rutin di jalur rawan.

Program edukasi ini juga akan diperluas ke masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga: Kodim 0604 Karawang Panen Padi Varietas Baru Bersama Petani

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan perjalanan kereta api. Jika melihat anak-anak bermain di rel, mohon diberi pengertian atau teguran. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Muhibbuddin.

Dengan dukungan masyarakat, aparat, dan semua pihak, KAI optimistis dapat menciptakan perjalanan kereta api yang lebih aman dan nyaman, terutama di tengah meningkatnya aktivitas selama musim liburan.***