POJOKSATU.ID,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menargetkan kontingennya bisa masuk pada posisi 15 besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025.

Penjabat (PJ) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menyampaikan optimisme tinggi terhadap persiapan atlet muda Kabupaten Cirebon untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. Dalam tes parameter yang baru-baru ini diadakan, Wahyu berharap para atlet dapat menjalani proses dengan maksimal sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di kancah nasional bahkan internasional.

"Target kami di Porprov adalah masuk 15 besar, namun kami berharap bisa lebih baik dari itu," ujar Wahyu. Kamis (13/06/2024)

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi minimnya anggaran yang diterima Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon untuk tahun 2025 dan 2026. 

Baca Juga: Sikapi Kasus Korupsi Pemkab Cirebon Bakal Gandeng APH untuk Awasi Proyek Alun-Alun Pataraksa

"Kami akan mengevaluasi kebutuhan anggaran KONI dan kemampuan Pemda Kabupaten Cirebon. Mudah-mudahan kami bisa memberikan yang lebih baik," tuturnya.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Sutardi Raharja, menjelaskan bahwa tes parameter ini diikuti oleh 637 atlet yang dibagi dalam tiga hari. Pada hari pertama, sekitar 350 atlet dari berbagai cabang olahraga turut ambil bagian. "Sebanyak 99 persen cabang olahraga ikut serta, kecuali cabang dayung," kata Sutardi.

Cabang olahraga seperti menembak, gulat, dan pencak silat yang sering meraih medali emas tetap menjadi andalan. "Target kami adalah 25 hingga 26 medali emas untuk masuk 15 besar," lanjutnya. Untuk mencapai target tersebut, persiapan matang sangat diperlukan. "Proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Kabupaten Cirebon akan bangkit sesuai motonya, Kabupaten Cirebon Juara," tegas Sutardi.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pedagang Diminta Tidak Menjual Hewan Kurban yang Tak Memenuhi Unsur Kesehatan

Meskipun anggaran terbatas, Pemda Cirebon tetap memberikan perhatian penuh kepada para atlet. Sebanyak 30 atlet berprestasi akan menerima honor Rp500.000 per bulan mulai Juli, sementara 88 pelatih akan mendapatkan Rp400.000 per bulan. "Rencana tahun depan, atlet peraih medali emas akan menerima honor Rp1 juta setiap bulan selama satu tahun," tambah Sutardi.

Untuk meningkatkan prestasi atlet, KONI dan Pemda Cirebon akan bekerja sama dalam memfasilitasi atlet berprestasi. Kabupaten Cirebon yang sebelumnya berada di peringkat 22, kini menargetkan posisi 15 besar dalam Porprov 2025.