POJOKSATU.id – Kodam III Siliwangi dan Universitas Pasundan melanjutkan kerja sama terkait keberlanjutan Citarum Harum.
Itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Mandala Saba Ir. H Djuanda Unpas Bandung, Jumat 14 Juli 2023.
Penandatangan dilakukan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo dengan Rektor Unpas Prof. Dr. Eddy Jusuf.
Kapendam III/Slw Kolonel Inf Adhe Hansen menjelaskan, perpanjangan kerja sama ini untuk meningkatkan berbagai bidang.
Baca Juga: Reklame Kampanye Politik Bisa Dibredel, Ini Ketentuannya
Diantaranya pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan output bagi kesejahteraan masyarakat.
Karena itu pihaknya mengajak semua unsur terus berperan aktif.
“Dengan adanya solusi pentahelix yang terus berkolaboratif, di situlah akan ada feedback yang nantinya akan dikembangkan oleh suatu fungsi lain sehingga terbangun sistem yang akan terus berputar untuk keberlanjutan,” jelasnya.
Hal lain yang perlu dilakukan adalah menghadapi dinamika di lapangan dengan meningkatkan komunikasi.
Baca Juga: Kawasan Jalan Ganesha ITB Bakal Ditata, Bagaimana Nasib PKL?
Sehingga akan mempermudah langkah dalam menyusun kembali konsep keberlanjutan Citarum Harum lebih baik.
"Hadapi dan selesaikan dahulu tiap muncul dinamika, jika menemukan persoalan kita rumuskan kembali," kata dia.
Sementara itu, Prof Eddy Jusuf menyatakan seluruh civitas akademika Unpas siap membantu secara optimal sesuai dengan sumber daya yang dimiliki.
“Kami siap mendukung pemeliharaan Citarum Harum dengan strategi kolaborasi sinergi pentahelix yang telah mampu menghadirkan energi besar masyarakat Jawa Barat dari berbagai kalangan untuk terlibat aktif dalam program percepatan penanggulangan pencemaran aliran sungai Citarum Harum,” kata dia.
Baca Juga: Pengemudi Ugal-ugalan Penantang Rudy Golden Boy Gelut di Tangerang Terungkap, Ini Identitasnya
Kepala BBWS Citarum Ir. Bastari menyebut kerja sama tersebut merupakan hal yang baik dan jadi momentum bersama meningkatkan kinerja dalam menangani masalah Citarum.
Apalagi Citarum merupakan sungai yang sangat diperlukan sebagai sumber utama untuk bendungan Saguling, Cirata dan Jatiluhur.
Citarmum juga digunakan sebagai pembangkit listrik untuk mencukupi pasokan kebutuhan listrik di Jawa dan Bali serta kebutuhan PAM DKI Jakarta.
Karena itu dibutuhkan peran serta TNI dalam upaya mewujudkan keberlangsungan Citarum. ***
Reporter : Arief Pratama




