POJOKSATU.id - Gadis di Mojokerto Kenal Pria di Facebook, berakhir Motor dan Ponselnya Dirampas Setelah Dihantam, memang era digital saat ini, banyak dari kita memanfaatkan media sosial untuk berkenalan dan berinteraksi dengan orang baru.
Sayangnya, tidak semua pertemuan berakhir dengan cerita bahagia.
Hal ini terbukti dalam kisah terbaru dari Mojokerto, dimana seorang wanita bernama SN (20 tahun) mengalami pengalaman mengerikan setelah mengenal seorang pria di Facebook.
Perkenalan mereka melalui media sosial, yang seharusnya menjadi cara modern untuk bertemu orang baru, berubah menjadi petaka bagi SN.
Baca Juga: Modus Menjadi Petugas PLN di Depok, 2 Pelaku Gasak Handphone dan Uang
Wanita yang berasal dari Dusun Kletek, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto ini harus merasakan ketakutan yang luar biasa dan kehilangan yang cukup besar.
Kisah ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Mas Oo Nk melalui video di Grup Facebook Info Lantas Mojokerto.
Dalam video berdurasi 31 detik tersebut, terlihat SN dengan wajah yang babak belur, menyampaikan kronologi yang mengerikan.
SN menceritakan bahwa setelah mengenal seorang pria melalui Facebook, mereka sepakat untuk bertemu.
Namun, apa yang seharusnya menjadi pertemuan santai berubah menjadi sebuah mimpi buruk.
SN mengaku bahwa setelah bertemu dengan pria tersebut, dia tidak hanya dihajar, tetapi motor dan ponselnya juga dicuri.
Baca Juga: Seorang Remaja Curi Uang Kotak Amal Masjid Terekam CCTV Sambil Pura-pura Main HP
Kejadian ini terjadi hanya dalam hitungan menit. SN dengan sedih menceritakan bahwa dia bertemu pria tersebut di suatu tempat, dan dalam waktu singkat
Motor Honda Beat miliknya serta ponselnya telah dibawa kabur oleh sang pria. "Ijen plek nemoni arek lanang (saya sendirian saja menemui seorang laki-laki)," ujarnya dalam video tersebut.
Lokasi kejadian adalah di jalan alas atau hutan wilayah Jabung, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, arah ke Wonosalam, Jombang.
Beruntung, SN ditemukan oleh sejumlah warga yang lewat di jalan tengah hutan jati tersebut, sehingga dia tidak benar-benar ditinggalkan begitu saja di tempat yang terpencil.
Kisah SN mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati dalam menjalin pertemanan melalui media sosial.
Baca Juga: Pasangan Suami Istri Bobol Uang Bank Rp5,1 Miliar, Buat Kartu Kredit Pakai 41 KTP Palsu
Meskipun banyak pertemuan yang aman dan bermanfaat, kejadian seperti ini merupakan pengingat bahwa ada risiko di luar sana.
Keselamatan kita adalah prioritas, dan tindakan pencegahan harus selalu diambil, terutama ketika bertemu dengan orang yang belum kita kenal sebelumnya.
Kisah SN di Mojokerto mengajarkan kita bahwa terlepas dari seberapa menariknya perkenalan online, keamanan pribadi harus selalu menjadi yang terpenting.
Semoga SN mendapatkan bantuan dan sembuh dengan cepat dari luka-lukanya, dan cerita ini dapat menjadi peringatan bagi kita semua.***



