POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhajirin Syaikhuna Prof. Dr. KH Abun Bunyamin, MA, mengingatkan bahwa kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk mengantarkan manusia menuju kemajuan yang sejati.
Menurutnya, kemajuan manusia harus dibangun di atas dua fondasi utama, yakni ilmu dan iman.
“Ada dua hal yang bisa membuat manusia maju: karena ilmu dan karena iman,” tuturnya.
Syaikhuna menegaskan bahwa ilmu akan mengangkat derajat manusia apabila dibingkai dengan keimanan dan karakter yang kuat. Karena itu, mahasiswa tidak boleh memisahkan antara kecerdasan intelektual dengan pembentukan akhlak.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi keilmuan (turots) dan keberadaan kiai dalam ekosistem pesantren.
“Pesantren kalau tidak ada kiai, tidak ada turots, tidak akan berjalan. Berbeda dengan pesepak bola, regenerasinya banyak. Pesantren ini didirikan bukan untuk lembaga bisnis, tetapi lillahi ta’ala, untuk menggapai rida Allah SWT,” jelasnya.
Di hadapan mahasiswa baru, Syaikhuna juga berpesan agar masa muda dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu.
“Mumpung masih muda, sok ngaraji, semangat neangan elmuna,” pesannya.**




