POJOKSATU.ID - Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan pasca Banjir di Kota Bekasi pada Selasa (4/3/2025) mencapai 69 Miliyar. Hal ini disampaikan Sekertaris Dinas Bina marga Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Jumat (7/3/2025).
Pihaknya telah menghitung biaya perbaikan infrastruktur di 8 Kecamatan yang terdampak banjir.
"Kita baru menghitung kerusakan tanggul di Kali Bekasi meskipun itu kewenangan BBWS CC, namun kami sebagai DBMSDA melakukan penghitungan, dan penyajian data kerusakan agar bisa diambil langkah, disamping kita juga sudah menghitung kerusakan di jembatan Kemang Pratama, Rawa Lumbu," ungkap Sekertaris Dinas Bina marga Sumber Daya Air Kota Bekasi (DBMSDA) Idi Sutanto saat dihubungi.
Idi mengatakan, data tersebut akan disampaikan ke Wali Kota Bekasi, yang nantinya akan di koordinasi dengan Kementerian terkait.
"Kemarin Pak Wali Kota sudah kordinasi dengan Kementrian PU mengenai jembatan Kemang yang amblas dan hitungan kami ini bisa 2-3 milyar jika di lakukan perbaikan saja, tapi kami juga menyajikan data agar diganti yang baru sekitar 40 Milyar karena jembatan ini di bangun tahun 1986 dan memiliki tiang penyangga di aliran kalinya sehingga menghambat perjalanan sampah dari hulu sungai berbeda dengan jembatan yang baru sebelahnya," tambahnya.
Terkait pembangunan penanggulangan kali Bekasi yang saat ini dilakukan oleh BBWS CC memang belum selesai di lakukan dengan anggaran empat triliun sedang berjalan dan jika ini sudah selesai kemungkinan akan mengurangi limpasan air, apabila terjadi debit tinggi di aliran kali.
"Kemarin tanggul memang sudah di tinggikan dari 700 cm menjadi 800 cm, tapi kan karena penanggulangan belum selesai semua jadi masih ada yang limpas, mudah mudahan ini akan segera selesai. Dan kerusakan tanggul yang ada saat ini tercatat ada 14 titik," kata Idi.
Selain jalan, jembatan, kerusakan tanggul, DBMSDA juga mencatat ada kerusakan infratruktur di jalan tempat tinggal warga sehingga harus di lakukan perbaikan.
"Kita sudah hitung, tinggal menunggu arahanya, apa akan menggunakan APBD atau dari pemerintah pusat dan kementrian lembaga terkait. Nunggu intruksi pimpinan, semoga cepat di putuskan. Hal ini karena Pak Mentri terkait dan Pak Wapres juga sudah meninjau langsung lokasi banjir di Kota Bekasi. Mungkin nanti ada BTT dari kementrian kemarin juga sudah di survey Kemen PU biar kita usulkan ke kementrian," tutupnya.




