POJOKSATU.id, JAKARTA-- Dukungan pemerintah Indonesia terhadap pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai Lithium serta hilirisasi industri menjadi peluang besar bagi salah satu produsen sepeda Polygon atau PT Insera Sena.

Langkah ini membuka jalan bagi PT Insera Sena untuk memperluas bisnis ke lini industri baterai pack Lithium, yang sejalan dengan visi pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi lima tahun ke depan.

"Dengan kapasitas produksi 500 MWh per tahun. Seiring dengan perkembangan bisnis, kapasitas ini bisa dikembangkan dengan cepat menjadi 2 hingga 3 kali lipat untuk memenuhi kebutuhan pasar,” kata Mulyono, direktur PT Insera Sena, Jumat, 22 November 2024.

Baca Juga: Ketahui Larangan, Pelanggaran dan Tahapan Pilkada 2024, Media DILARANG Menyiarkan Citra Diri PASLON, BAWASLU Gandeng Tokoh Masyarakat

Perusahaan besar ini juga sepakat menjalin kerja sama untuk mengembangkan manufaktur baterai pack Lithium dalam naungan PT Greenway Energy Indonesia.

Melalui manufaktur ini, PT Greenway Energy Indonesia berkomitmen menjadi mitra strategis bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan baterai Lithium berkualitas tinggi untuk berbagai sektor produksi.

"Selain mendukung program hilirisasi industri, pabrik ini juga membuka peluang besar untuk kolaborasi lokal dalam pengembangan energi baru terbarukan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global sebagai produsen baterai Lithium yang kompetitif," tegasnya.

Baca Juga: Agama AKP Ryanto Ulil Anshar Ternyata Kristen, Akpol Lulusan 2013 Status Belum Menikah

Selain itu, didirikannya Greenway sekaligus menjadi komitmen mutlak PT Insera Sena sebagai manufaktur asal Indonesia untuk terus menghadirkan inovasi energi baru-terbarukan sebagai jawaban dari tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di Indonesia.

“Greenway akan terus mengembangkan perusahaan di Indonesia untuk bisa mandiri dalam penelitian dan pengembangan produk produk baru dengan standard internasional," katanya.

"Bila berjalan lancar, dalam waktu 5 tahun ke depan berusahaan berencana investasi untuk memproduksi sendiri batterai cell Lithium di Indonesia,” jelas Mulyono lagi.***