POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dalam beberapa 0ekan ke belakang banyak aparat Desa yang diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri ( kejari ) Purwakarta, pemanggilan tersebut kuat dugaan dengan masalah Dana Desa (DD) yang diduga bermasalah.

Pemanggilan yang dilakukan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) kejari tersebut tentunya berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dana desa, yang tengah diselidiki oleh kejaksaan negeri Purwakarta.

Kebanyakan yang dipanggil oleh pihak kejari yaitu para bendahara desa, tentunya untuk memeriksa keuangan yang berkaitan dengan dana desa.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Pekan Ini Tampak Meriah, Sudah Ada Pejabat Yang Diperiksa Oleh Pidsus Siapa Bakal Jadi Tersangka?

Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Purwakarta, Sutisna Sonjaya, mengapresiasi langkah pihak kejaksaan yang tengah gencar memanggil para aparat desa untuk dimintai keterangan prihal anggaran dana desa.

“Kabarnya sudah banyak yang dipanggil, kemungkinan besar berkaitan dengan dana desa,” kata Sonjaya kepada pojoksatu.id, melalui sambungan seluller Jum’at (23/04).

Masih menurut Sonjaya, ada beberapa Desa yang kemungkinan sudah dipanggil lebih dari satu kali, termasuk kepala desanya.

Baca Juga: Bupatinya Meninggal, Dugaan Korupsi Dana Hibah Kabupaten Asahan 2020 Dilimpahkan Kejatisu ke Kejari

“Harapan kami pihak kejaksaan bisa memproses hingga akhir, memeja hijaukan para pelaku yang menyelewengkan dana desa,” tambah Sonjaya.

Masih menurut Sonjaya, dirinya memastikan akan mendukung penuh langkah-langkah Pidsus di kejaksaan negeri purwakarta dalam membongkar penyelewengan dana desa.

“Kita tinggal menunggu kejutan dari kejaksaan, nanti Desa mana yang terbukti melakukan penyelewengan anggaran dana desa kemudian di proses secara hukum,” tutup Sonjaya.

Baca Juga: Fakta Terbongkar, Gempa Awaljon Putra Ternyata Sudah Diberhentikan Kejaksaan Agung, Dipecat ?

Sementara itu, informasi dari dalam lingkaran Kejaksaan membenarkan bahwa sudah ada beberapa desa yang dipanggil ke kejaksaan untuk dimintai keterangan prihal dana desa.

“Oh Desa yang itu, itu dari Kecamatan Campaka ya. Iya sudah diperiksa,” singkat salah seorang penyidik kepada pojoksatu.id, yang meeminta namanya tidak disebutkan.***