POJOKSATU.id - Aksi demonstrasi terjadi di depan Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) Bekasi, Rabu, 12 Juli 2023.

Aksi dari segelintir orang yang mengaku dari PT Lintar tersebut menagih sisa pembayaran yang belum selesai oleh PT Wijaya Karya Nusantara.

Perusahaan tersebut merupakan pemegang peroyek pembangunan gedung asrama taruni di lingkungan PTDI-STTD Bekasi.

Perwakilan PTDI-STTD, Budi S., menjelaskan pembangunan asrama taruni tersebut adalah proyek milik Kementerian Perhubungan RI dengan didanai APBN.

"Persoalan sengketa pembayaran material bangunan dan pembayaran upah mandor yang diduga belum lunas dibayar oleh PT Wijaya Karya Nusantara (WKN) sudah di mediasi berkali-kali sejak bulan Ramadhan lalu, sampai menjelang Idul Fitri," tutur dia saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis, 13 Juli 2023, pagi.

BACA JUGA: Segelintir orang datangi STTD Bekasi, tagih janji PT WKN

"Dan hasilnya pada saat itu. Terkait tagihan material dan pembayaran kuli. Pertama pembayaran material bangunan itu akan langsung dibayar lunas oleh pihak PT Wijaka Karya Nusantara tetapi ditolak oleh pihak subcontractor proyek ini," sambung dia.

Budi mengatakan alasannya karena subcontrator tersebut meminta pembayaran lunas, sementara jumlahnya tagihan itu belum diverifikasi oleh project manager PT Wijaya Karya Nusantara, sehingga belum valid karena belum ada persetujuan perusahaan itu.

"Dengan terjadinya persoalan sengketa ini, kami pihak PTDI STTD berharap semua pihak yang bersengketa dalam persoalan ini, terutama PT Wijaya Karya Nusntara mestinya duduk bersama, agar ada titik temu," tutur dia.

Baca Juga: Tren Baik, Kemenhub Catat Pengguna Transportasi Umum Saat Arus Balik Capai 824.494 Orang

"Dan persoalan sengketa ini menjadi fokus dan tidak merugikan nama baik PTDI STTD sebagai lembaga pendidikan milik Kementrian Perhubungan RI," sambung dia.

Masih kata Budi, proyek tersebut belum selesai, dan baru dikerjakan kembali setelah dilakukan pemeriksaan untuk biaya yang dibutuhkan agar dapat digunakan oleh pihak PTDI STTD untuk asrama taruni.

"Pada saat ini pihak STTD Bekasi sedang mempersiapkan pendaan sehingga bangunan tersebut selesai dan segera bisa digunakan sebagaimanamestinya untuk taruna dan taruni," demikian kata dia.***