POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Kang Dedi Mulyadi memastikan dirinya tidak akan meminta dukungan kepada lembaga - lembaga keagamaan.

Karena KDM tidak ingin menodai kesucian lembaga agama yang harus berpegang teguh kepada amar ma’ruf nahi munkar.

“Lembaga keagamaan tidak berpihak kepada perorangan, tetapi harus berpihak kepada kebenaran,” demikian hal itu disampaikan Kang Dedi Mulyadi ( KDM ) saat usai acara diskusi di DPW Persis Bandung.

Baca Juga: Cuaca Panas Terasa Hingga Malam Hari, Ini Gangguan Kesehatan Yang Perlu Diwaspadai

Fokus KDM untuk jawa barat yaitu masalah pendidikan, dari mulai memperhatikan anak-anak didik hingga sampai pada masalah sarana pendidikan.

“Kedepan pemerintah provinsi harus perhatian dan memprioritaskan ke masalah pendidikan,” tambah Dedi Mulyadi.

Kemudian, kedepan perekrutan siswa-siswa berprestasi di bidang kimia, matematika untuk dijadikan manager-manager di perusahaan.

Baca Juga: Rekening Bisnis: Kenali Pengertian, Manfaat, dan Rekomendasinya

Karena di kita itu lebih banyak sosial sehingga lebih banyak pengamat, bila dibandingankan dengan para engineering yang dibutuhkan oleh industri.

Seiring berjalannya waktu, bila kita bisa mencetak manager – manager baru, maka idnustri akan berjalan dengan baik ditunjang dengan keahlian-keahlian yang memadai.

“Masalah pengangguran itu merupakan persoalan yang tidak kunjung selesai, sehingga dengan adanya para engineer baru bisa merekrut tenaga kerja disekitar wilayahnya masing-masing,” jelas KDM.

Baca Juga: Bantah Curhatan Fanny Soegi, Ini Klarifikasi Lengkap Manajemen Band Soegi Bornean

Problem selanjutnya yaitu masalah sampah, sehingga kedepannya perlu penanganan yang serius masalah sampah tersebut.

“Anak-anak sekolah harus mulai di didik tentang peduli dan memahami terhadap lingkungan, salah satunya anak didik tidak sembarangan membuang dampah,” tutup Dedi.***