POJOKSATU.ID – Suasana malam Minggu di Kota Cirebon yang ramai di sejumlah titik seperti Alun-Alun Kejaksaan dan kawasan Stadion Bima menjadi perhatian serius aparat kepolisian. 

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar turun langsung melakukan monitoring pelaksanaan jam malam, Sabtu (28/6/2025).

Didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres, AKBP Eko menyusuri beberapa titik keramaian yang sering dijadikan tempat berkumpul kalangan remaja. Salah satu lokasi yang disambangi adalah area Shelter Stadion Bima. Suasana akrab tercipta saat Kapolres berdialog langsung dengan para remaja yang tengah nongkrong.

“Kalau cuma ngobrol santai, lebih baik di rumah. Lebih aman dan orang tua pun tenang,” ujar AKBP Eko dengan nada ramah.

Baca Juga: Jadwal Daftar Ulang SPMB Kota Bekasi 2025 Tahap 1, Ini Syarat dan Mekanismenya

Dalam kegiatan ini, Polres Cirebon Kota tidak melakukan razia atau penindakan tegas. Sebaliknya, pendekatan persuasif dikedepankan. 

Para remaja hanya diminta pulang karena waktu sudah mendekati tengah malam.

“Ini bukan razia. Kami hanya ingin mengingatkan dan memastikan situasi tetap kondusif. Tujuan kami adalah kebaikan bersama,” jelas Kapolres.

AKBP Eko juga mengapresiasi kondisi terkini di kawasan Stadion Bima yang dinilai lebih tertib. Ia menyebut, jumlah warung yang beroperasi hingga larut malam mulai berkurang, sebagai bentuk partisipasi warga menjaga lingkungan.

“Sudah jauh lebih baik. Warung-warung yang dulu buka sampai malam kini mulai tutup lebih awal. Ini sinyal positif dari warga,” tambahnya.

Baca Juga: MASUK Tahun Ajaran Baru, Bagaimana Nasib Guru yang Jam Mengajarnya Berubah, TPG Triwulan 2 Apakah Bisa Tetap Cair? CEK Penjelasan Nunuk Suryani

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mengedepankan pendekatan edukatif, khususnya kepada kalangan muda. Ia mengimbau agar aktivitas malam tetap berada dalam batas-batas yang sehat dan tidak melanggar hukum.

“Kami tidak melarang beraktivitas, tapi kami ingin semuanya tetap dalam koridor aman dan tertib. Tidak ada miras, tidak ada tindakan negatif,” pungkasnya.***