POJOKSATU.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, menggelar kegiatan berbagi takjil secara rutin setiap hari selama bulan Ramadan. Aksi sosial tersebut melibatkan seluruh bidang di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi secara bergiliran hingga akhir Ramadan.
Setiap harinya, sekitar 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sasaran utama kegiatan ini adalah petugas kebersihan serta pengemudi ojek online yang masih bekerja menjelang waktu berbuka puasa.
Sulvia mengatakan, kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang tetap menjalankan tugas dan mencari nafkah di tengah ibadah puasa.
“Ini sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kami kepada masyarakat. Terutama bagi para petugas kebersihan dan pengemudi ojek online yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba,” ujarnya, Rabu (25/2/2026) di depan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.
Baca Juga: Kontroversi Beasiswa LPDP: Arya Iwantoro Diwajibkan Kembalikan Dana Rp7,7 Miliar
Tak hanya menyasar penerima manfaat, pembelian takjil juga dilakukan dengan mengutamakan pedagang kecil yang tengah sepi pembeli. Skema ini diterapkan secara bergiliran agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas, termasuk oleh pelaku usaha mikro.
Salah seorang pengemudi ojek online, Juned, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menyebut perhatian yang diberikan tidak sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moril bagi para pekerja lapangan.
“Saya merasa sangat terbantu, apalagi kadang masih di jalan saat waktu berbuka tiba. Kegiatan ini bukan hanya meringankan, tapi juga membuat kami merasa diperhatikan,” katanya.
Selain sebagai aksi sosial, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan internal pegawai. Dengan sistem pembagian yang terjadwal dan melibatkan seluruh bidang, jajaran Kejaksaan Negeri Kota Bekasi turut merasakan semangat gotong royong selama Ramadan.
Aksi berbagi yang konsisten dilakukan setiap hari ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat ganda, baik bagi masyarakat penerima maupun pedagang kecil di Kota Bekasi.***




