POJOKSATU.ID – Layanan Lost and Found yang dijalankan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon berhasil mengamankan ratusan barang milik penumpang yang tertinggal di dalam kereta api maupun area stasiun. Sepanjang Januari hingga 20 Juni 2026, tercatat sebanyak 438 barang ditemukan dan seluruhnya telah dikembalikan kepada pemilik.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa kereta api. Tidak hanya memastikan perjalanan penumpang aman dan nyaman, tetapi juga memberikan solusi ketika terjadi kehilangan atau barang tertinggal.
“Layanan Lost and Found dilaksanakan oleh petugas yang memiliki tanggung jawab dan integritas tinggi. Hal ini untuk memberikan rasa tenang kepada penumpang yang mengalami kehilangan barang selama perjalanan maupun di lingkungan stasiun,” ujar Muhibbuddin.
Ia menjelaskan, penumpang yang kehilangan barang dapat segera melapor kepada kondektur yang bertugas di dalam kereta api, petugas keamanan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) di stasiun, maupun melalui layanan Contact Center KAI 121.
Baca Juga: Dugaan Sambungan Ilegal PDAM Tirta Jati Mencuat, FORMASI Desak APH Periksa Direksi dan Audit Total
Setelah laporan diterima, petugas KAI akan melakukan pencarian dan penelusuran barang tersebut. Jika berhasil ditemukan, barang akan langsung dikembalikan kepada pemiliknya. Namun, apabila masih dalam proses pencarian, petugas akan memberikan informasi perkembangan kepada pelapor.
Sementara itu, barang yang ditemukan oleh petugas di kereta api maupun stasiun akan diumumkan melalui pengeras suara. Jika tidak ada pemilik yang mengambil, barang tersebut akan diamankan di pos pengamanan stasiun, diberi label barang temuan, kemudian didata melalui sistem Database Lost and Found KAI.
“Database Lost and Found ini sudah terhubung secara online sehingga memudahkan proses pencarian barang berdasarkan ciri dan spesifikasi yang dilaporkan penumpang,” tambahnya.
Dari ratusan barang yang ditemukan, jenis barang cukup beragam, mulai dari laptop, tablet, perangkat permainan elektronik, koper, dompet, dokumen penting, uang tunai, telepon genggam, jam pintar hingga perhiasan emas.
Baca Juga: Wamensos Beberkan Pihak-puhak Kekuatan Serakahnomic, Penghalang Program Pemerintah
Total nilai estimasi barang yang berhasil diamankan mencapai Rp477.514.000. Seluruh barang tersebut telah kembali ke tangan pemiliknya.
Menurut Muhibbuddin, keberhasilan pengembalian barang tidak lepas dari kesigapan dan integritas petugas KAI di lapangan.
“Selain respon cepat, integritas petugas menjadi kunci agar barang yang tertinggal dapat ditemukan dan dikembalikan secara utuh kepada pemilik,” katanya.
KAI Daop 3 Cirebon juga mengimbau masyarakat pengguna jasa kereta api untuk lebih teliti menjaga barang bawaan selama perjalanan.
“Pastikan kembali seluruh barang yang berada di area tempat duduk maupun bagasi sebelum turun dari kereta agar tidak tertinggal,” pungkas Muhibbuddin.***




