POJOKSATU.ID – PT KAI Daop 3 Cirebon tengah melakukan perbaikan geometri jalur kereta api di sejumlah perlintasan sebidang di Kota Cirebon sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Salah satu titik yang saat ini dikerjakan adalah perlintasan sebidang JPL 200 di Jalan Slamet Riyadi, Krucuk. Setelah itu, pekerjaan akan dilanjutkan ke perlintasan JPL 202 di Jalan Kartini.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa perbaikan meliputi penggantian rel, bantalan, penambahan ballast (batu kricak), hingga pengaspalan ulang.
Tindakan tersebut diperlukan untuk mengembalikan kondisi jalur yang mengalami perubahan geometri akibat beban kendaraan yang melintas setiap hari.
“Semakin padat beban lalu lintas, penurunan elevasi rel bisa terjadi lebih cepat dan berpotensi mengganggu kestabilan perjalanan KA,” ujar Muhibbuddin.
Ia menambahkan, proses perbaikan memerlukan masa penstabilan sekitar tujuh hari setelah pekerjaan fisik selesai.
Selama periode tersebut, arus lalu lintas di lokasi perlintasan kemungkinan mengalami sedikit hambatan. Meski demikian, tidak ada penutupan jalan karena pekerjaan hanya menggunakan separuh badan jalan sehingga pengguna jalan tetap dapat melintas secara bergantian.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi, khususnya di perlintasan JPL 200 dan JPL 202,” kata Muhibbuddin.
KAI mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati selama pekerjaan berlangsung mengingat kondisi jalan tidak seoptimal biasanya dan adanya pergerakan pekerja di lokasi. Petugas lapangan turut disiagakan untuk membersihkan material yang berceceran dan membantu pengguna jalan yang kesulitan melintas.
Baca Juga: Dony Oskaria Minta Kapolda Bergerak! Pembalak Liar Diduga Biang Kerok Banjir Mematikan
“Kami mengimbau agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan, serta selalu disiplin mendahulukan perjalanan kereta api saat melewati perlintasan sebidang,” tambahnya.
Selama Januari–November 2025, KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan perbaikan geometri di 166 titik perlintasan sebidang, dengan total luas 2.453 meter persegi di jalur hulu dan hilir yang mencakup 82 lokasi.
KAI Daop 3 menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan pemeliharaan rutin demi menjaga keselamatan perjalanan di jalur perkeretaapian.***




